Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 18.37 WIB

Studi Ungkap Orang Tua yang Sering Posting Anak di Medsos Cenderung Abaikan Privasi Digital

Ilustrasi orang tua membagikan foto anaknya di media sosial. (Kaspersky). - Image

Ilustrasi orang tua membagikan foto anaknya di media sosial. (Kaspersky).

JawaPos.com - Kebiasaan orang tua membagikan foto dan aktivitas anak di media sosial atau sharenting ternyata berisiko terhadap privasi digital keluarga.

Studi terbaru Kaspersky dan Singapore Institute of Technology (SIT) menemukan, semakin sering orang tua mengunggah kehidupan anak di internet, semakin rendah motivasi mereka menjaga keamanan digital.

Penelitian bertajuk 'Small Shares, Big Risks: How Parents Assess Threats and Cope with Sharing of Children’s Data' itu melibatkan 152 responden dari negara Asia Pasifik dan Mesir, termasuk Indonesia. Survei dilakukan secara daring selama Oktober 2025 hingga Februari 2026 terhadap orang tua dengan anak usia 0–12 tahun.

“Semakin meningkatnya frekuensi ‘berbagi informasi’ dari para orang tua, maka motivasi untuk mengadopsi langkah-langkah perlindungan menurun,” kata Associate Professor Jiow Hee Jhee dari SIT melalui catatannya.

Menurut penelitian tersebut, sebagian besar orang tua sebenarnya sadar pentingnya menjaga privasi online. Sebanyak 87 persen responden percaya membatasi akun hanya untuk keluarga dan teman dekat bisa mengurangi risiko privasi. Namun, hampir setengah responden menganggap pengaturan keamanan media sosial terlalu merepotkan.

Sekitar 83 persen responden juga memahami pentingnya mematikan metadata dan lokasi pada unggahan, tetapi 36 persen merasa langkah itu memakan waktu.

“Orang tua mengakui bahwa keamanan digital itu penting, tetapi kesulitan dalam menerapkannya menciptakan gesekan terus-menerus,” ujar Trishia Octaviano, Senior Manager Cybersecurity Education Kaspersky Asia Pasifik.

Meski begitu, mayoritas orang tua tetap percaya diri mampu menjaga privasi anak mereka di media sosial. Namun, 72 persen responden masih merasa rentan terhadap risiko peretasan meski sudah mengatur privasi akun.

Kaspersky pun membagikan sejumlah langkah sederhana untuk mengurangi risiko sharenting, seperti mengatur akun menjadi privat, menghapus metadata dan lokasi pada foto, rutin memeriksa pengaturan privasi media sosial, serta menghindari unggahan yang menunjukkan lokasi rutin anak seperti sekolah atau tempat les.

“Pola pikir orang tua tentang sharenting membentuk cara mereka melindungi privasi digital anak-anak mereka,” k

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore