
Ilustrasi orang tua membagikan foto anaknya di media sosial. (Kaspersky).
JawaPos.com - Kebiasaan orang tua membagikan foto dan aktivitas anak di media sosial atau sharenting ternyata berisiko terhadap privasi digital keluarga.
Studi terbaru Kaspersky dan Singapore Institute of Technology (SIT) menemukan, semakin sering orang tua mengunggah kehidupan anak di internet, semakin rendah motivasi mereka menjaga keamanan digital.
Penelitian bertajuk 'Small Shares, Big Risks: How Parents Assess Threats and Cope with Sharing of Children’s Data' itu melibatkan 152 responden dari negara Asia Pasifik dan Mesir, termasuk Indonesia. Survei dilakukan secara daring selama Oktober 2025 hingga Februari 2026 terhadap orang tua dengan anak usia 0–12 tahun.
“Semakin meningkatnya frekuensi ‘berbagi informasi’ dari para orang tua, maka motivasi untuk mengadopsi langkah-langkah perlindungan menurun,” kata Associate Professor Jiow Hee Jhee dari SIT melalui catatannya.
Menurut penelitian tersebut, sebagian besar orang tua sebenarnya sadar pentingnya menjaga privasi online. Sebanyak 87 persen responden percaya membatasi akun hanya untuk keluarga dan teman dekat bisa mengurangi risiko privasi. Namun, hampir setengah responden menganggap pengaturan keamanan media sosial terlalu merepotkan.
Sekitar 83 persen responden juga memahami pentingnya mematikan metadata dan lokasi pada unggahan, tetapi 36 persen merasa langkah itu memakan waktu.
“Orang tua mengakui bahwa keamanan digital itu penting, tetapi kesulitan dalam menerapkannya menciptakan gesekan terus-menerus,” ujar Trishia Octaviano, Senior Manager Cybersecurity Education Kaspersky Asia Pasifik.
Meski begitu, mayoritas orang tua tetap percaya diri mampu menjaga privasi anak mereka di media sosial. Namun, 72 persen responden masih merasa rentan terhadap risiko peretasan meski sudah mengatur privasi akun.
Kaspersky pun membagikan sejumlah langkah sederhana untuk mengurangi risiko sharenting, seperti mengatur akun menjadi privat, menghapus metadata dan lokasi pada foto, rutin memeriksa pengaturan privasi media sosial, serta menghindari unggahan yang menunjukkan lokasi rutin anak seperti sekolah atau tempat les.
“Pola pikir orang tua tentang sharenting membentuk cara mereka melindungi privasi digital anak-anak mereka,” k

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
