
Ilustrasi packing barang. (Pinterest)
JawaPos.com - Meningkatnya aktivitas pengiriman barang di Indonesia membuat cara mengemas paket menjadi aspek yang semakin penting. Baik untuk mengirim kebutuhan rumah tangga, produk UMKM, barang elektronik, maupun barang pecah belah, kemasan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kerusakan selama proses distribusi.
Barang yang mengalami kerusakan saat tiba di tujuan masih menjadi salah satu keluhan yang kerap ditemui. Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh proses pengiriman, tetapi juga oleh kualitas kemasan yang digunakan sejak awal.
Penggunaan kardus yang terlalu besar atau terlalu kecil, pelindung yang kurang memadai, hingga ruang kosong di dalam kemasan yang dibiarkan begitu saja dapat membuat barang mudah bergeser dan terbentur selama perjalanan. Karena itu, proses packing tidak boleh dianggap sepele agar barang tetap terjaga hingga diterima oleh penerima.
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengemasan yang benar, J&T Cargo membagikan sejumlah panduan yang dapat diterapkan sebelum mengirim barang, khususnya barang yang mudah pecah atau membutuhkan perlindungan tambahan.
"Banyak risiko kerusakan barang sebenarnya dapat diminimalkan melalui persiapan kemasan yang tepat. Karena itu, penting bagi pengirim untuk menyesuaikan metode packing dengan karakteristik barang yang akan dikirim agar perlindungan yang diberikan dapat lebih optimal," ujar Muhammad Danu Permadi selaku Network Traning Supervisor J&T Cargo Indonesia.
Berikut beberapa langkah yang disarankan sebelum mengirim paket!
1. Bungkus Barang dengan Bubble Wrap Secara Maksimal
Pastikan seluruh bagian barang tertutup bubble wrap, terutama area sudut dan sisi yang paling berisiko mengalami benturan.
2. Gunakan Kardus yang Tepat
Pilih kardus yang masih kuat dan memiliki ukuran sesuai dengan dimensi barang agar tidak terlalu longgar maupun terlalu sempit.
3. Tambahkan Material Penyangga
Isi celah kosong di dalam kardus menggunakan foam, kertas, atau bubble wrap sehingga barang tidak mudah bergeser selama pengiriman.
4. Lindungi Bagian yang Mudah Rusak
Komponen seperti sudut, pegangan, maupun permukaan berbahan kaca sebaiknya diberi lapisan pelindung tambahan untuk mengurangi risiko kerusakan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
