Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 April 2023 | 03.34 WIB

Arti Inspirasi Kartini bagi Istri Wali Kota Surabaya Rini Indriyani: Lawan Stunting dan Bangkitkan UMKM

Kartini memang menjadi keteladanan bagi semua perempuan. Tidak terkecuali, Rini

Istri Wali Kota Surabaya Rini Indriyani

Indriyani yang menganggap pahlawan perempuan itu memberikan inspirasi dalam pengabdiannya bagi warga Surabaya. Berbagai nilai teladan itu dia curahkan dalam penuntasan stunting hingga membentuk perempuan Surabaya yang tangguh.

GALIH ADI PRASETYO, Surabaya

SURABAYA telah mampu menurunkan angka prevalensi stunting hingga tinggal di angka 4,8 persen. Ada sosok perempuan yang juga sangat fokus pada penuntasan masalah anak tersebut di Surabaya. Bukannya tanpa alasan istri wali kota Surabaya Rini Indriyani itu begitu getol menyuarakan pentingnya penuntasan stunting untuk masa depan anak yang lebih baik.

’’Saya adalah ibu bagi anak-anak saya. Dan, saya tidak pernah kehilangan momen dari anak saya kecil sampai sekarang. Saya pun menghadapi masa-masa seperti anak yang tidak mau makan dan lainnya,’’ tuturnya.

Perasaan sebagai ibu itulah yang membuat Rini merasa anak-anak Surabaya adalah anaknya juga. Dia merasakan apa yang dihadapi para orang tua. Karena itu, dia merasa wajib dan perlu ikut menyelesaikan masalah tersebut.

’’Kalau dalam penanganan stunting itu, laki-laki dan perempuan pasti memiliki sudut pandang yang berbeda. Karena itu, saya selalu menyampaikan ke istri camat. Anggap anak-anak stunting itu anak kita juga sehingga bisa serius menanganinya,’’ kata ketua TP PKK Surabaya tersebut.

Rini juga sering kali potong jalur untuk memberikan informasi langsung kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Kader PKK yang ada di lapangan bak intelijen yang juga ikut mengawasi penuntasan masalah stunting di Surabaya. Sering kali informasi itu lebih dulu sampai melalui Rini.

’’Saya itu terkadang lebih tahu detail informasi soal stunting. Saya sampaikan langsung ke Bapak (wali kota Surabaya, Red). Langsung ditindaklanjuti wilayah mana yang masih bermasalah penanganan stunting-nya,’’ ujarnya.

Tidak hanya soal stunting, Rini pun memberikan perhatian besar terhadap pemberdayaan perempuan. Salah satunya melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut dia, banyak UMKM yang berhasil ada di tangan perempuan. Ketelatenan yang menjadi salah satu faktor kenapa perempuan Surabaya begitu hebat menggarap UMKM.

’’Mereka itu memiliki komitmen yang besar. Padahal, banyak tugas yang dikerjakan. Namun, dari kondisi itu, malah tercipta sebuah peluang,’’ kata ketua Dekranasda Surabaya tersebut.

Melalui lembaga yang dipimpin, Rini getol memperluas akses pemasaran UMKM Surabaya. Dia ingin perempuan Surabaya yang berkarya melalui UMKM itu memiliki andil besar. Kota Surabaya tidak akan maju tanpa peran dari perempuan yang hebat.

Menurut Rini, apa yang dirinya lakukan sekarang juga tidak terlepas dari inspirasi sosok pahlawan perempuan Indonesia, RA Kartini. Dulu perjuangan Kartini adalah menyamaratakan pendidikan.

Gerakan seorang Kartini mampu mendobrak sudut pandang terhadap perempuan sudah banyak berubah. Namun, Kartini tetap mengingatkan posisinya sebagai sosok istri yang taat kepada suami. Juga menjadi ibu yang luar biasa bagi anak-anaknya. (*/c7/git)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore