
TEMUAN MENGAGETKAN: Lokasi ditemukannya mortir di area RS UPT Vertikal Surabaya, Senin (4/3).
Berdiameter sekitar 10 sentimeter, panjang 20 sentimeter, dan berada di kedalaman 2 meter, belum diketahui muasal mortir yang ditemukan di area RS UPT Vertikal Surabaya. Jaraknya cuma sekitar 2 kilometer dari Mako Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim yang diguncang ledakan kemarin.
EDI SUDRAJAT, Surabaya
---
LOKASI sama-sama di Surabaya, bahkan hanya terpisah jarak sekitar 2 kilometer. Waktu kejadiannya pun cuma beda sekitar 19 menit. Dan, sama-sama berkaitan dengan bahan peledak.
Yang pertama, sekitar pukul 10.00, saat melakukan penggalian di area Rumah Sakit (RS) UPT Vertikal, Jalan Indrapura, Surabaya, Endrik Sudarwanto, seorang pekerja proyek, menemukan sebuah mortir.
Selang 19 menit kemudian, terjadi ledakan di Markas Komando (Mako) Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim, Jalan Gresik.
Penggalian dilakukan Endrik kemarin (4/3) untuk saluran air gedung B RS tersebut. Dia langsung menghentikan ekskavator yang dioperasikan setelah bucket atau sendoknya terasa menyentuh benda keras.
’’Dicek, ternyata benda yang diduga mortir,” jelas Endrik.
Endrik lantas melaporkan temuannya ke mandor proyek. Oleh mandor, informasi itu diteruskan ke satpam. ’’Oleh satpam dilaporkan ke polsek,” kata Kapolsek Bubutan Kompol Dwi Okta Herianto.
Agus Hariyanto, mandor proyek, mengaku sangat kaget saat dikabari ada temuan mortir itu oleh Endrik. Dia spontan mendatangi titik yang ditunjukkan pekerjanya tersebut.
’’Masak iya ada mortir,” ungkap Agus menceritakan rasa penasaran saat mendengar laporan Endrik.
Warga Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur, itu akhirnya percaya setelah melihat dengan mata kepala sendiri. Menurut pria 45 tahun itu, awalnya dirinya mengira benda yang ditemukan hanya potongan besi biasa yang tertanam. Sebab, di area tersebut memang ada proyek pembangunan yang berjalan. ’’Tapi, ternyata bukan kayak besi biasa,” ungkapnya.
Mortir itu, lanjut dia, terlihat lonjong dan penuh karat. Agus memperkirakan beratnya lebih dari 5 kilogram. Lantaran meyakini benda tersebut adalah mortir, dia akhirnya melaporkan temuan itu ke satpam. ’’Baru kali ini menemukan mortir di proyek,” katanya.
Okta menjelaskan, mortir tersebut berkarat. Diameternya sekitar 10 sentimeter dengan panjang 20 sentimeter. Menurut Okta, mortir itu dievakuasi tim Jihandak Polda Jatim. Tim Inafis Polrestabes Surabaya juga dilibatkan dalam olah TKP di lokasi.
Okta menambahkan, mortir tersebut ditemukan di kedalaman 2 meter. Menurut dia, asal muasalnya belum bisa dipastikan. ’’Sedang didalami ya. Yang jelas sudah diamankan,” tuturnya.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
