
BUKTIKAN DENGAN KARYA: Keisya Levronka dan Andi Rianto dalam jumpa pers di CGV Grand Indonesia, Kamis (19/1). (Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com – Andi Rianto kembali menggandeng musisi muda untuk menyanyikan ulang lagu lawasnya. Setelah Lyodra Ginting dengan Sang Dewi, kini komposer senior itu menggaet Keisya Levronka untuk lagu Mengejar Matahari yang telah diaransemen ulang.
Dalam konferensi pers, Andi menuturkan alasannya memilih Keisya untuk membawakan lagu yang dipopulerkan Ari Lasso itu. Salah satunya buntut perundungan warganet terhadap gadis 19 tahun tersebut saat suaranya terpeleset di nada tinggi ketika membawakan lagu Tak Ingin Usai. Kejadian berulang itu sempat viral di media sosial.
’’Karena saya tahu ini anak suaranya bagus, harus dikasih kesempatan. Karakter suaranya cocok dengan lagu ini. Saya juga suka timbre suara Keisya,’’ kata Andi di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, kemarin (19/1).
Keisya sempat merasa terbebani saat diajak kolaborasi dengan Andi. Selain karena nama besar sang musisi, lagu tersebut begitu melekat dengan penyanyi aslinya yang legendaris. Ditambah trauma yang dialaminya setelah kejadian tak mengenakkan tahun lalu.
Karena itu, Keisya butuh waktu lama untuk menerima tawaran sang komposer. ’’Aku butuh dua minggu tuh semedi,’’ ujar bintang film Lara Ati (2022) itu.
Apalagi, awalnya Andi menyodorkan dua lagu yang diciptakannya untuk penyanyi papan atas. Selain Mengejar Matahari, ada Karena Ku Sanggup milik Agnez Mo. Namun, menyadari kapasitasnya serta masih dalam pemulihan trauma akibat perundungan, Keisya memilih Mengejar Matahari. Sebab, dia tak ingin kegagalannya terulang lagi.
’’Soalnya, lagu Karena Ku Sanggup range vocal-nya tinggi. Waktu aku udah nerima pun masih ada keraguan lain sebetulnya. Karena aku masih takut untuk mengambil setiap langkah kecil,’’ tutur Keisya.
Lagu tersebut menjadi bukti kebangkitan penyanyi jebolan Indonesian Idol musim ke-10 itu dari traumanya. Keisya mengaku telah berdamai dengan dirinya dan menerima segala kritik hingga hujatan netizen. ’’Sekarang orang mau ngomong apa udah siap. Aku nggak ada masalah. Aku nggak bisa ngelawan ribuan orang, jadi lawan dengan karya,’’ tegasnya.
Bahkan, dia menyelipkan peristiwa traumatis itu di klip video Mengejar Matahari yang resmi dirilis hari ini. ’’Kan ada penari-penari yang memandang dan menyorot handphone-nya ke aku dengan pikiran yang buruk. Dan, aku diam. Ya, itulah yang terjadi saat itu,’’ papar Keisya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
