
Photo
JawaPos.com — Meninggalnya aktor senior dan pendeta Junaedi Salat tadi malam Senin (19/1) pada pukul 20.09 WIB di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan para jemaatnya. Mereka sampai sekarang masih sangat sedih atas kepergian lelaki berusia 70 tahun tersebut.
Jupita, salah satu anak Junaedi Salat, mengatakan bahwa ayahnya sempat terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu, namun berhasil sembuh. Di awal Januari 2021, ayahnya masuk Rumah Sakit PGI Cikini akibat penyakit diabetes yang dideritanya dan juga kekurangan oksigen.
“Masuk rumah sakit dari tanggal 1 Januari kemarin. Gula tinggi sama kekurangan oksigen. Kalau Covid-nya sudah lewat, sudah sembuh tinggal proses pemulihannya aja. Pas masuk rumah sakit tanggal 1 Januari itu Covid-nya baru sembuh,” ujar Jupita kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon Selasa (19/1).
Sepanjang tahun 2020 lalu kondisi kesehatan Junaedi Salat terbilang stabil. Dia baru mengalami masalah kesehatan yang cukup serius sejak awal Januari 2021. Karena selama ini kondisinya stabil, keluarga pun masih sangat atas kepergian almarhum.
“Kami masih sangat syok nggak nyangka akan secepat ini,” ucap Jupita.
Jenazah Junaedi Salat sudah dibaringkan dalam peristirahatan terakhir di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, tadi siang. Keluarga dan orang-orang terdekat mengantarkan almarhum ke dalam peristirahatan terakhir. Namun banyak juga jamaahnya mengikuti prosesi pemakaman melalui Zoom.
Di dunia hiburan, Junaedi Salat dikenal sebagai aktor sekaligus penyanyi dan pencipta lagu. Salah satu judul film yang berhasil melambungkan namanya adalah Ali Topan Anak Jalanan. Namun sejak menjadi pendeta, ia mundur dari dunia hiburan dan fokus pada kegiatan keagamaan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
