
Ashanty Siddik Hasnoputro (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
DUA pekan lalu, penyanyi sekaligus selebriti Ashanty Siddik Hasnoputro bersama sahabatnya membedah rumah seorang warga di Mojokerto, Jawa Timur. Dia adalah Buadi, seorang penggembala kambing berusia lebih dari setengah abad. Ashanty –yang aktif berkegiatan sosial sejak 10 tahun lalu lewat Yayasan The Hermansyah– menyatakan bahwa itulah salah satu impiannya sejak lama.
---
Bagaimana cerita Bunda (sapaan akrab Ashanty, Red) berhasil menemukan rumah milik Buadi?
Jadi, aku punya tim yang tinggal di Surabaya. Nah, mereka cerita, katanya ada satu keluarga di Mojokerto yang hidup nyempil di tengah antara bangunan-bangunan bertembok. Aku sama Pak Buadi nggak memiliki hubungan apa-apa lho. Beneran dipilih acak dan dihubungi sama timku.
Proses surveinya butuh waktu berapa lama?
Sebentar kok. Dua hari setelah setuju, aku langsung ngelihat langsung rumah Pak Buadi setelah show di Surabaya. Keluarganya pun bersedia rumahnya dibangun ulang. Hari berikutnya, kami langsung datang bawa kontraktor.
Bagaimana kondisi rumah Buadi sebelum direnovasi?
Bangunannya masih tripleks, lantainya tanah, kamar mandinya di luar, tinggal berlima, dan tidur di ruang tamu. Selama rumahnya direnovasi total, Pak Buadi tinggal di rumah saudaranya. Nah, kami juga ngirim sembako ke rumah saudaranya. Soalnya kan, keluarga Pak Buadi udah dibolehin numpang di sana. Jadi, paling nggak ngirim makanan lah biar happy.
Sejauh ini progres pembangunan rumahnya sudah berapa persen?
Alhamdulillah udah kelihatan bagus. Ada kamar buat Pak Buadi dan anaknya yang cewek sama cowok juga. Terus, kami juga kasih perabotan dan lain-lainnya supaya mereka nanti tinggal masuk aja biar senang. Sekarang tinggal dicat. Besok (25/10) aku ke sana untuk serah terima kunci.
Setelah ini, banyak yang nge-DM (direct message di Instagram) Bunda minta rumahnya direnovasi juga ya?
Iya, banyak banget sampai ngirimin foto rumahnya. Aduh, nanti dulu ya. Soalnya kan, tetap harus kami survei juga. Ke depannya sih, memang pasti kami bikin lagi. Aku senang bisa menyenangkan orang lain yang memang kondisi rumahnya perlu diperbaiki.
Bakal ada kriteria khusus untuk rumahnya?
Nggak ada sih karena ini kan bukan yayasan yang besar ya. Masih yayasan keluarga gitu. Jadi, kadang, kalau survei kondisi rumah, yang penting ngena di hati aku aja.
Setelah sepuluh tahun terpendam, akhirnya impian Bunda untuk memperbaiki rumah bisa terwujud. Bagaimana rasanya?
Ada kepuasan tersendiri yang nggak bisa diungkapin. Bahagianya itu beda, lebih-lebih dibanding aku bisa belanja barang-barang yang luar biasa. Apalagi pas melihat muka mereka yang seneng gitu. Wah, aku sampai merinding lihat foto rumah sebelum dan sesudah.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
