JawaPos.com - Ade Andriani selaku istri dari almarhum Aktor Sandy Permana mengetahui sosok terduga pelaku pembunuhan suaminya. Pelaku ternyata memiliki jarak rumah berdekatan karena masih bertangga.
"(Pelakunya) Tetangga. Sekitar jam 7.30 WIB katanya sih cekcok. Nah, cekcoknya itu saya nggak tahu seperti apa," kata Ade saat ditemui di bilangan Cibarusah, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1).
Dia tidak mengetahui kejadiannya seperti apa karena saat itu sedang tidur di rumah. Ade baru tahu Ade Permana sudah bersimbah darah ketika dibangunkan oleh keluarganya.
Menurut Ade, terduga pelaku langsung kabur atau tidak ada di rumah setelah melakukan tindakan pembunuhan terhadap Sandy Permana. Pelaku membunuh Sandy dengan sejumlah tusukan mematikan pada bagian dada, perut, dan leher.
Sebelum peristiwa tragis ini terjadi, sempat terjadi kesalahpahaman antara Sandy Permana dengan terduga pelaku di sebuah acara. Dari sana, diduga terduga pelaku diduga menyimpan rasa sakit di hati.
Karena pada saat bertemu dengan Ade Andriani sebelum kejadian, terduga pelaku juga memperlihatkan ekspresi kurang suka dengan wajah masam.
"Beberapa minggu yang lalu saya juga lewat sama anak saya naik motor. Dia (terduga pelaku) lagi motong pohon. Cuma pas saya lewat, dia mangkasnya gitu (serampangan). Saya bilang, pelan-pelan dong, kalau misalnya kena orang lewat gimana," tuturnya
Diketahui, artis Sandy Permana ditemukan tetangganya di pinggir jalan dekat rumah telah bersimbah darah di daerah Cibarusah, Kabupaten Bekasi pada Minggu (12/1), kurang lebih pukul 07.30 WIB.
Diduga kuat Sandy Permana meninggal dunia akibat dibunuh. Sebab, pemain sinetron kolosal Misteri Gunung Merapi atau Mak Lampir itu mengalami sejumlah luka tusuk pada bagian dada, perut, hingga leher.
Saat ini kasus tersebut sedang ditangani pihak kepolisian untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya yang telah menghujani Sandy Permana dengan sejumlah tusukan di sejumlah area mematikan.