JawaPos.com - YouTuber Saaih Halilintar awalnya akan berlaga dalam PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 akan mewakili Provinsi Banten untuk cabang olahraga (cabor) golf. Namun terkendala masalah administrasi tidak memiliki BPJS dan NPWP, adik dari Atta Halilintar dan Thariq Halilintar itu terpaksa dinyatakan gagal untuk berpartisipasi dalam PON XXI di tahun ini.
Thariq Halilintar memberikan klarifikasi atas kabar yang beredar bahwa Saaih tidak memiliki NPWP dan BPJS. Dia menegaskan Saaih kini sudah memilikinya. Namun dia gagal di ajang PON XXI karena terlambat untuk menyetorkannya.
"Sekarang sudah ada NPWP. Dia telat memasukkannya," ujar Thariq Halilintar di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Senin (9/9).
Sekalipun Saaih gagal ikut PON XXI, bagi Thariq Halilintar, Saaih tidak gagal sebagai anak yang berprestasi di bidang olahraga golf. Hal itu terbukti Saaih masuk rangking 1 saat proses seleksi sehingga Saaih pun masuk ke dalam daftar long list. Keterlambatan dalam menyerahkan NPWP membuat Saaih harus dengan lapang dada tidak dapat diloloskan.
"Dia dua tahun latihan terus. Setelah masuk kualifikasi di semua kualifikasi, dia mendapat nilai tertinggi," jelasnya.
Berdasarkan keterangan dari Manajer Tim Cabor Golf Provinsi Banten, Paulus Rudy, Saaih Halilintar masuk daftar 5 atlet yang didaftarkan untuk berpartisipasi di ajang PON 2024 perwakilan dari Provinsi Banten untuk cabang olahraga golf.Namanya kemudian didiskualifikasi lantaran tidak memiliki NPWP dan BPJS.
Saaih awalnya akan menyerahkan NPWP milik orang tuanya namun hal itu tidak sesuai prosedur. Dia baru mengirimkan NPWP dan BPJS Kesehatan pada 1 Agustus 2024. Saaih terlambat melengkapi persyaratan administrasi.