Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 02.08 WIB

Pengembangan Investasi Gas Domestik Butuh Kepastian Keekonomian

Ilustrasi saluran pipa gas. (Pixabay) - Image

Ilustrasi saluran pipa gas. (Pixabay)

JawaPos.com - Kepastian keekonomian menjadi faktor utama untuk mengoptimalkan potensi gas domestik. Sehingga, investor lebih berani melakukan pengembangan dan investasi berkelanjutan.

Menurut praktisi migas Benny Lubiantara, ketersediaan sumber daya dan cadangan gas saja belum cukup jika tidak didukung infrastruktur dan pasar yang memungkinkan gas diproduksi, disalurkan, dan diserap secara berkelanjutan.

Driver-nya adalah ketersediaan infrastruktur dan market yang pada akhirnya akan menentukan keekonomian proyek," ungkapnya kepada media pada Selasa (25/8). 

Oleh karena itu, sambung Benny, tren eksplorasi global saat ini juga semakin mempertimbangkan kedekatan prospek dengan infrastruktur yang sudah tersedia. Pendekatan Infrastructure-Led Exploration menjadi salah satu strategi yang relevan untuk mempercepat monetisasi temuan gas.

Kepastian keekonomian juga menjadi semakin penting ketika eksplorasi diarahkan ke wilayah yang belum banyak dieksplorasi. Selain membutuhkan data dan infrastruktur, pengembangan wilayah tersebut memiliki tingkat risiko dan kebutuhan investasi yang lebih besar.

"Fiskal memang bukan satu-satunya faktor. Kemudahan berusaha, kepastian regulasi, ketersediaan infrastruktur, dan prospek pasar juga sangat menentukan keputusan investasi. Untuk itu, seluruh faktor itu perlu dilihat sebagai satu ekosistem,” terang Benny.

Selain itu, kebijakan gas domestik juga perlu menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan produsen. Gas harus memiliki harga yang kompetitif bagi industri pengguna, tetapi pada saat yang sama memberikan keekonomian yang memadai bagi produsen dan investor.

Tanpa keseimbangan tersebut, pengembangan lapangan baru dan investasi infrastruktur berisiko tertunda.

Praktisi Migas Hadi Ismoyo menuturkan, pembangunan infrastruktur perlu dirancang sebagai bagian dari satu rantai pasok. Bukan berdiri sendiri tanpa memperhitungkan ketersediaan pasokan maupun kebutuhan pengguna akhir.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore