Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juli 2025 | 05.37 WIB

VALE Butuh USD 1,2 Miliar untuk Tiga Proyek Tambang, Cari dari Pinjaman Bank serta Penerbitan Obligasi

Head of Corporate Finance and Investor Relation Vale Indonesia Andaru Brahmono Adi, di Jakarta, Jumat (18/7). (ANTARA) - Image

Head of Corporate Finance and Investor Relation Vale Indonesia Andaru Brahmono Adi, di Jakarta, Jumat (18/7). (ANTARA)

JawaPos.com - PT Vale Indonesia Tbk (kode saham: INCO) membidik pendanaan eksternal antara USD 1-1,2 miliar secara bertahap hingga 2027 untuk membiayai pengembangan tiga proyek tambang nikel di Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako. Selain proyek tambang, pendanaan tersebut juga akan digunakan untuk mendukung pembangunan fasilitas pengolahan nikel berteknologi high pressure acid leaching (HPAL) yang dijalankan bersama sejumlah mitra strategis.

"Betul bahwa kami memang memerlukan dana kurang lebih USD 1-1,2 miliar dan itu akan terbagi menjadi beberapa fase. Jadi, saat ini kita masih lakukan perhitungan, analisa internal, struktur apa yang terbaik untuk perusahaan kedepannya," kata Head of Corporate Finance and Investor Relation Vale Indonesia Andaru Brahmono Adi, dikutip dari Antara, Jumat (18/7).

Dari total pendanaan yang dibutuhkan tersebut, tahap awal sekitar USD 500 juta rencananya diperoleh melalui pinjaman bank pada 2026. Sedangkan sisanya antara USD 500-700 juta berpotensi dihimpun melalui penerbitan obligasi pada 2027.

Proyek tambang nikel di Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako yang sepenuhnya dimiliki Vale itu masih dalam proses pembangunan. Tambang Bahodopi ditargetkan mulai produksi pada 2025. Proyek Pomalaa dijadwalkan beroperasi pada kuartal II 2026, dan proyek Sorowako menyusul setelahnya.

Untuk pengembangan smelter HPAL, Vale bekerja sama dengan sejumlah mitra global. Proyek HPAL di Pomalaa dikembangkan bersama Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd (Huayou) dan Ford Motor Co (Ford), dan dijadwalkan rampung pada kuartal IV 2026. Untuk proyek HPAL di Bahodopi, Vale bermitra dengan GEM Co., Ltd dan masih membuka peluang kerja sama tambahan.

Sementara proyek HPAL Sorowako juga telah menjalin kemitraan awal dengan Huayou, namun Vale tetap menjajaki potensi mitra baru. "Sejauh ini memang kita sudah ada penjajakan, sudah berbicara dengan beberapa potensial. Tapi, kita belum sampai ke level untuk penandatanganan," kata Andaru.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore