
Dibukanya Lokasi Layanan Pendampingan Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) di Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara dimanfaatkan nelayan untuk mengajukan pinjaman modal, yang digunakan untuk perbaikan kapal nelayan dan pembuatan
JawaPos.com – Dibukanya Lokasi Layanan Pendampingan Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) di Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan angin segar bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan di daerah itu.
Sauding (34), nelayan di Desa Wa Ode Buri Kecamatan Kulisusu Utara, mengenal LPMUKP dari Muslimin DJ, pendamping yang melakukan sosialisasi di desanya. Setelah mendapatkan penjelasan, Sauding mulai mempersiapkan berkas, pembuatan RAB, proses dan alur pengajuan proposal, sampai pencairan pinjaman.
“Awalnya saya ragu mengajukan permohonan pinjaman, karena lembaga ini baru di daerah saya. Saya juga tidak mengerti bagaimana cara mengajukan proposal pinjaman, rasanya sulit. Tapi untungnya saya dibantu pendamping,” tuturnya, senin(30/8).
Bantuan permodalan sangat berpengaruh bagi Sauding. “Kemarin kan tidak bisa kita operasi, body rusak terlalu rendah, sama mesin juga sudah tua. Setelah ada pinjaman ini sudah lumayan bagus,” tuturnya.
Photo
Sauding (34), nelayan di Desa Wa Ode Buri Kecamatan Kulisusu Utara mampu meningkatkan hasil tangkapan ikan setelah mendapatkan pinjaman dana dari Layanan Pendampingan Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) untuk melakukan perbankan kapal ikan dan pembuatan rompang baru. (DOK. KKP)
Ia juga membuat dua rompong baru, di mana sebelumnya hanya ada satu rompong. Ia yakin dalam waktu satu hingga dua bulan saja rompong baru akan dihinggapi ikan.
Sauding sangat berterima kasih kepada pendamping yang telah menfasilitasi akses pinjaman modal. “Terima kasih LPMUKP telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi bagian dari mitra usahanya. LPMUKP jaya di darat berkibar di laut,” katanya.
Sementara itu, Muslimin yang menjadi pendampingnya, mengatakan siap melayani 24 jam pelaku usaha kelautan dan perikanan. Ia berharap dana yang diperoleh benar-benar dapat digunakan untuk meningkatkan usaha debitur. Salah satunya meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat nelayan. “Semoga ada pemerataan pendapatan yang berkeadilan dapat tersalurkan melalui bingkai LPMUKP,” pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
