
Ilustrasi kemasan rokok tanpa cukai. (Tobacco Control).
JawaPos.com – Rencana Menteri Keuangan untuk menambah lapisan (layer) tarif cukai rokok yang akan dibahas di DPR dalam waktu dekat kembali menuai sorotan.
Kebijakan ini diarahkan untuk memberikan tarif lebih rendah pada produk rokok mesin ini dinilai belum tepat sasaran dalam mengatasi peredaran rokok ilegal.
Sebaliknya, kebijakan tersebut dinilai sejumlah pihak berpotensi memperbanyak rokok murah di pasaran, mendorong fenomena downtrading dan berpotensi mengurangi penerimaan negara.
Senior Researcher Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) Vid Adrison menilai pembentukan layer tarif baru justru berpotensi menciptakan kompleksitas dalam struktur cukai tanpa memberikan solusi signifikan terhadap persoalan rokok ilegal.
“Penambahan lapisan tarif justru berpotensi menciptakan kompleksitas baru tanpa memberikan solusi yang signifikan terhadap peredaran rokok ilegal,” ujarnya.
Menurut Vid, keberadaan tarif yang lebih rendah menjadi kesempatan pabrikan untuk membuat produk yang harganya semakin murah.
Kondisi tersebut berpotensi mendorong konsumen berpindah dari rokok dengan harga lebih tinggi dengan cukai lebih mahal ke produk yang lebih murah atau downtrading.
“Ketika harga rokok menjadi lebih murah karena adanya ruang tarif yang lebih rendah, konsumen akan semakin terdorong melakukan downtrading. Akibatnya konsumsi meningkat, sementara penerimaan negara justru bisa menurun,” katanya.
Sebelumnya, selain rencana penambahan layer tarif cukai, sejumlah usulan untuk relaksasi fiskal juga menuai perhatian karena berpotensi memperbanyak rokok murah dan mendorong downtrading.
Seperti usulan kebijakan afirmasi keringanan tarif bagi pabrikan golongan 3 maupun usulan meninjau ulang batasan produksi 3 miliar batang untuk memberikan rokok yang terjangkau bagi masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022