Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2026 | 19.27 WIB

Rencana Tambah Layer Cukai Rokok Dinilai Berisiko Picu Downtrading dan Tekan Penerimaan Negara

Ilustrasi kemasan rokok tanpa cukai. (Tobacco Control). - Image

Ilustrasi kemasan rokok tanpa cukai. (Tobacco Control).

JawaPos.com – Rencana Menteri Keuangan untuk menambah lapisan (layer) tarif cukai rokok yang akan dibahas di DPR dalam waktu dekat kembali menuai sorotan.

Kebijakan ini diarahkan untuk memberikan tarif lebih rendah pada produk rokok mesin ini dinilai belum tepat sasaran dalam mengatasi peredaran rokok ilegal. 

Sebaliknya, kebijakan tersebut dinilai sejumlah pihak berpotensi memperbanyak rokok murah di pasaran, mendorong fenomena downtrading dan berpotensi mengurangi penerimaan negara.

Senior Researcher Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) Vid Adrison menilai pembentukan layer tarif baru justru berpotensi menciptakan kompleksitas dalam struktur cukai tanpa memberikan solusi signifikan terhadap persoalan rokok ilegal.

“Penambahan lapisan tarif justru berpotensi menciptakan kompleksitas baru tanpa memberikan solusi yang signifikan terhadap peredaran rokok ilegal,” ujarnya.

Menurut Vid, keberadaan tarif yang lebih rendah menjadi kesempatan pabrikan untuk membuat produk yang harganya semakin murah.

Kondisi tersebut berpotensi mendorong konsumen berpindah dari rokok dengan harga lebih tinggi dengan cukai lebih mahal ke produk yang lebih murah atau downtrading.

“Ketika harga rokok menjadi lebih murah karena adanya ruang tarif yang lebih rendah, konsumen akan semakin terdorong melakukan downtrading. Akibatnya konsumsi meningkat, sementara penerimaan negara justru bisa menurun,” katanya.

Sebelumnya, selain rencana penambahan layer tarif cukai, sejumlah usulan untuk relaksasi fiskal juga menuai perhatian karena berpotensi memperbanyak rokok murah dan mendorong downtrading.

Seperti usulan kebijakan afirmasi keringanan tarif bagi pabrikan golongan 3 maupun usulan meninjau ulang batasan produksi 3 miliar batang untuk memberikan rokok yang terjangkau bagi masyarakat.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore