
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Kepala Divisi Produksi Farmasi Hikmat Alitamsar (kiri) meninjau fasilitas produksi gedung yang akan digunakan untuk memproduksi vaksin Covid-19. Humas Bio Farma/Antara
JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut, capaian pengembangan vaksin perlu diapresiasi. Jokowi mengatakan, berdasarkan laporan dari Menteri BUMN Erick Thohir, sebanyak 290 juta dosis vaksin akan diproduksi hingga 2021.
"Itu sebuah jumlah yang sangat besar sekali. Negara lain mungkin sejuta, dua juta saja belum. Tapi kita sudah mendapat komitmen 290 juta baik yang di produksi di sini maupun yang diproduksi nanti di luar. Saya kira ini berita yang sangat bagus," ujarnya melalui konferensi pers virtual, Senin (24/8).
Jokowi melanjutkan, jumlah produksi yang begitu besar dapat juga memenuhi pasar negara lain yang membutuhkan. Sebab, dia melihat belum ada satu negara di kawasan ASEAN selain Indonesia yang siap dengan kapasitas hingga ratusan juta dosis.
"Kalau memang apa yang kita miliki lebih dari yang ingin kita gunakan, ya enggak apa-apa (dijual) ke negara lain. Karena negara lain di ASEAN saja saya lihat belum ada yang siap dengan vaksin sebanyak yang saya sampaikan," tuturnya.
Sementara itu, lanjutnya, pengadaan vaksin hingga akhir tahun ini ditargetkan sebanyak 20 hingga 30 juta dosis.
https://www.youtube.com/watch?v=jZlUc-kYVmU

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
