
PERMINTAAN BERKURANG: Turunnya volume bongkar muat di pelabuhan berdampak pada nasib sekitar 4.500 tenaga kerja bongkar muat. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah bertekad meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu upayanya adalah percepatan belanja pemerintah.
Karena itu, setiap kementerian dan lembaga perlu mengambil langkah-langkah konkret dalam melaksanakan percepatan belanja negara yang dimulai dari awal tahun anggaran. "Terkait dengan pelaksanaan anggaran, kami melihat ada tiga isu yang harus diperhatikan," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo yang mewakili menteri perindustrian pada acara Kickoff Pelaksanaan Anggaran dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Lingkungan Kementerian Perindustrian Tahun 2022, Jakarta, Jumat (21/1).
Dody menyampaikan, isu pertama adalah partisipasi publik. Penerapan konsep partisipasi publik dalam konteks pembangunan industri manufaktur.
Misalnya, bentuk kolaborasi berbagai stakeholder. Mulai perguruan tinggi, organisasi civil society, asosiasi-asosiasi, hingga pelaku usaha, yang diterapkan dalam setiap proses pembuatan kebijakan atau program pembangunan industri manufaktur.
Isu kedua adalah akuntabilitas, yang terdiri atas tiga aspek. Yaitu, tata kelola APBN, organisasi, dan individu.
"Aspek terakhir adalah akuntabilitas individu yang berkenaan dengan komitmen dan tanggung jawab individu pegawai terhadap pencapaian hasil," ujarnya.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meyakini, seiring pulihnya perekonomian nasional, kinerja sektor industri manufaktur juga diproyeksi meningkat. "Ada beberapa indikator kunci sektor industri yang memperlihatkan kemajuan cukup signifikan," ujarnya.
Di antaranya, pertumbuhan sektor industri yang tercatat sebesar 4,12 persen atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 3,51 persen.
Indikator lainnya, kontribusi pengolahan nonmigas terhadap PDB nasional mencapai 17,33 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan sektor ekonomi lainnya.
Pemerintah juga terus mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) serta memperbesar tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk mewujudkan kemandirian industri dalam negeri.
"Kami juga terus mendorong agar substitusi impor pada akhir 2022 bisa mencapai 35 persen," ujar Agus.
Tahun ini, Kemenperin akan memfasilitasi perusahaan industri dalam negeri untuk mendapatkan sertifikat TKDN sebanyak 1.250 produk. Pihaknya telah mengalokasikan pembiayaan melalui anggaran prioritas nasional (PN) sebesar Rp 20 miliar untuk memfasilitasi sertifikasi TKDN tersebut.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Arsjad Rasjid mengatakan, pada 2022 sektor tersebut diperkirakan akan tetap meningkat karena disertai berbagai rangsangan dan insentif dari pemerintah. "Digitalisasi akan semakin mendorong industri ini menjadi kunci pemulihan ekonomi Indonesia dan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujarnya.
TARGET-TARGET SEKTOR INDUSTRI DI 2022
Keterangan | Target (Realisasi 2021) | (Target Proyeksi 2022)
Ekspor industri | USD 175 miliar | USD 180 miliar
Investasi | Rp 290 triliun | Rp 310 triliun
Penyerapan tenaga kerja | 18,64 juta orang | 20,84 juta orang
Sumber: Kemenperin

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
