Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Januari 2022 | 01.31 WIB

Wamentan Dorong Ekspor Kopi Java Arabika Sukapura

ILUSTRASI: Biji kopi di Toko Kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur. - Image

ILUSTRASI: Biji kopi di Toko Kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur.

JawaPos.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mendorong biji kopi Java Arabika Sukapura, khas Tasikmalaya, untuk pasar ekspor.

Untuk mencapai ke arah pasar ekspor itu, Wamentan meminta para petani untuk meningkatkan kualitas hasil olahan biji kopi di Tasikmalaya. Langkahnya dapat mengoptimalkan keberadaan koperasi. Apalagi ada koperasi berbasis korporasi.

"Saya mengapresiasi upaya pendirian koperasi yang berbasis korporasi, seperti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” ujar Harvick di sela-sela kunjungan di Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (6/1).

Kunjungan itu dalam rangka peresmian Koperasi Produsen Karya Al Mahmud Mubarok (Kalam) di Perum Balananjeur, Desa Sukamantri Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

Dengan kehadiran Koperasi Kalam, Harvick berharap dapat mempercepat program pemberdayaan ekonomi masyarakat petani kopi di Tasikmalaya. Khususnya lewat perbaikan kualitas hasil olahan biji kopi yang berorientasi pada ekspor.

Di samping itu, dia berharap akan hadir brand kopi asal Tasikmalaya lebih mendunia. "Geliat kopi di Tasik ini luar biasa akselerasinya. Ini bukan hanya sekadar pujian tetapi hadirnya koperasi dan hadirnya kawan-kawan pegiat kopi di Tasikmalaya untuk bisa lebih mendunia lagi," imbuhnya.

Direktur Koperasi Kalam Achyadi Yusuf menuturkan, pendirian Koperasi Kalam ini diniatkan sebagai off taker dari hasil budi daya pertanian, melalui kemitraan dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Tasikmalaya.

“Potensi area lahan perkebunan kopi anggota Gapoktan kami secara keseluruhan seluas 3.000 hektar. Semuanya digarap oleh 250 Kelompok Tani (Poktan),” tutur Endang Syaruddin.

Berdasar data Ditjen Perkebunan Kementan, per akhir 2020, Jawa Barat baru bisa menyuplai sekitar 22,291 ton biji kopi per tahun. Sementara Sumatera Selatan dan Lampung yang lahan pertanian lebih kecil mampu mengekspor biji kopi mencapai 199,324 ton dan 110,291 ton per tahun.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore