Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Mei 2022 | 23.07 WIB

Global Belum Pulih, Lautan Luas Optimistis Raih Laba di Kuartal I 2022

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. (Dok.Dery Ridwansah/JawaPos.com). - Image

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. (Dok.Dery Ridwansah/JawaPos.com).

JawaPos.com - PT Lautan Luas Tbk (LTLS) optimistis di tengah ketidakpastian pasar global perusahaan dapat terus meningkatkan kinerjanya. Investor Relations perusahaan Eurike Hadijaya mengatakan, tren kinerja positif dapat terus berlanjut pada pada kuartal I-2022.

"Hal itu diperkuat dengan penaikan peringkat kredit korporasi PT Lautan Luas Tbk (LTLS) oleh PEFINDO yang merupakan perusahaan pemeringkat efek di Indonesia," ungkap dia dalam keterangannya, Minggu (22/5).

Kenaikan peringkat tersebut terjadi pada Obligasi Berkelanjutan II Tahap I tahun 2017, Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Seri B tahun 2017, Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Seri A dan B tahun 2020, dan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Seri A dan B tahun 2021 menjadi IdA dari sebelumnya yaitu IdA-. Prospek untuk peringkat kredit korporasi perusahaan adalah kuat.

“Dengan membaiknya credit profile dan meningkatnya credit rating yang diberikan oleh Pefindo, kami melihat impact yang positif terhadap Perseroan. Suku bunga dan beban bunga Perseroan diharapkan akan menjadi lebih baik, yang akan berdampak pula pada peningkatan kinerja Perseroan,” kata Eurike.

Selain itu, lanjutnya, dalam lima tahun terakhir, pihaknya juga telah membagikan dividen dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) di kisaran 30 persen. “Pembagian dividen menunjukkan bahwa pertumbuhan berkelanjutan bisnis perseroan sejalan dengan arahan strategis jangka panjang yang telah dirancang sebelumnya,” ucapnya.

Sementara, Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan menjelaskan, untuk rutinitas pembagian dividen perlu di apresiasi, niat manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan (Kesejahteraan Pemegang Saham) menunjukan bagaimana mereka concern terhadap pemegang saham.

"Tentu menguntungan bagi pemegang saham karena terjadi realisasi keuntungan untuk pemegang saham," ungkapnya.

Menurutnya, performa kenaikan laba tahun 2021 yang melonjak 271 persen. Selain faktor kenaikan omset core bisnis, efisiensi operasional dan penurunan beban keuangan menjadi kontribusi terbesar. Sehingga kenaikan laba yang signifikan tersebut disertai dengan kenaikan margin keuntungan perseroan.

"Era pandemi perseroan masih mampu mencatatkan laba bersih, dan pada tahun 2021 perseroan sudah pulih dengan raihan performa jauh lebh tinggi dibandingkan sebelum Covid. Jadi fundamentalnya sangat baik, dan dengan level valuasi multiple yang rendah sahamnya masih sangat layak untuk jangka panjang," pungkas dia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore