Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Agustus 2021 | 22.48 WIB

Gapmmi: Kuartal II, Industri Mamin Harusnya Bisa Tumbuh Lebih Tinggi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Industri makanan dan minuman (mamin) menjadi penyumbang kontribusi terbesar terhadap sektor industri pengolahan nonmigas pada kuartal II 2021. Sumbangannya mencapai 38,42 persen serta kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 6,66 persen.

Capaian kumulatif sektor strategis itu dari sisi ekspor juga sangat baik, yakni mencapai USD 19,58 miliar atau naik 42,59 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Industri mamin selama ini telah membawa dampak positif yang luas bagi perekonomian nasional seperti peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi, penerimaan devisa dari investasi, serta ekspor hingga penyerapan tenaga kerja yang sangat banyak," ujar Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika pada Sabtu (7/8).

Dia menegaskan, Kemenperin telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di tanah air. Misalnya, menjaga ketersediaan bahan baku dan memfasilitasi pemberian insentif fiskal.

Pada kuartal II 2021, industri mamin tercatat tumbuh positif di angka 2,95 persen. "Selama masa pandemi, kami tentu memperhatikan industri yang kritikal dan esensial agar tetap bisa beroperasi, termasuk industri mamin," ujarnya.

Di sisi lain, pelaku usaha tak mau berpuas diri. Justru, pengusaha di sektor mamin menganggap pertumbuhan industri makanan dan minuman di bawah ekspektasi.

Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menegaskan bahwa mereka mempunyai target pertumbuhan 5–7 persen pada tahun ini. Ketua Umum Gapmmi Adhi S. Lukman menyatakan, ekspektasi pertumbuhan kuartal II 2021 ini sebenarnya berada di rentang 4–5 persen.

"Seharusnya, kuartal II 2021 bisa lebih bagus. Karena yang saya khawatirkan kuartal III 2021 ini, adanya PPKM cukup memengaruhi dari sisi permintaan," ujarnya.

Menurut Adhi, kinerja baik mamin datang dari pertumbuhan ekspor yang per Mei 2021 naik 17 persen secara tahunan. "Ekspor kami bagus, bahan baku juga tidak ada masalah. Jadi, kami masih berharap menjadi pendorong kinerja ke depan," tambahnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore