
Photo
JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melakukan impor garam sebanyak 3 juta ton. Hal itu sudah diputuskan dalam rapat bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, dalam rapat tersebut tercatat bahwa berdasarkan neraca, stok produksi garam nasional adalah sebesar 2,1 juta ton.
"Impor diputuskan 3 juta," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Kamis (18/3).
Sakti menjelaskan, kebutuhan garam terbesar ada pada industri manufaktur, yakni sekitar 3,9 juta ton. Lalu, aneka pangan 1,3 juta ton, dan lain sebagainya 2,4 juta ton.
Ia melanjutkan, pihaknya akan memperbaiki dari sisi produksi dan peningkatan produksi garam rakyat. Sebagai contoh, hal yang telah dilakukan di beberapa tempat adalah integrasi lahan garam untuk peningkatan produktivitas dari 60 ton per hektar per musim menjadi 120 ton per hektar per musim.
Kemudian, pembangunan gudang garam nasional dan penerapan resi gudang. Serta bantuan revitalisasi gudang garam rakyat, perbaikan jalan produksi, dan perbaikan saluran.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
