Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Maret 2022 | 03.00 WIB

Nelayan Tangkap dan Pembudidaya Udang di Sumbawa Peroleh Modal Usaha

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat melakukan  Kunjungan Kerja di Kecamatan Moyo Utara, Sumbawa, Jumat (18/3/2022). Melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), KKP menyalurkan modal kepada nelayan dan delap - Image

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat melakukan Kunjungan Kerja di Kecamatan Moyo Utara, Sumbawa, Jumat (18/3/2022). Melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), KKP menyalurkan modal kepada nelayan dan delap

JawaPos.com – Sebanyak sembilan pelaku usaha kelautan dan perikanan di Sumbawa Nusa Tenggara Barat memperoleh pinjaman modal usaha dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), modal disalurkan kepada satu nelayan dan delapan pembudidaya udang.

“Yang menjadi penting sebetulnya dalam pembangunan ekonomi masyarakat itu adalah bagaimana ekonomi itu diciptakan disuatu daerah dan memberi manfaat yang besar pada daerah, itu yang paling pertama,” ucap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam pembukaan Kunjungan Kerja di Kecamatan Moyo Utara, Jumat (18/3/2022).

Secara simbolis, modal diserahkan langsung oleh Menteri Trenggono didampingi Direktur LPMUKP I Nengah Putra Winata.

Mendapatkan pinjaman modal tersebut, Srianti dari Desa Labuhan Pidang, merasa sangat bersyukur karena membantu usahanya. Ia mengatakan akan menggunakannya untuk membeli alat tangkap seperti jaring dan pancing.

Sementara itu, Hardi yang memiliki usaha budidaya udang dari Desa Labuhan Sangoro, ingin membeli benur, pakan, minyak mesin, dan perbaikan saluran. “Ya jujur, kalau denger Pak Menterinya kemaren buat sangat memotivasi saya buat kerja lebih giat lagi,” katanya penuh semangat.

Selain penyerahan pinjaman modal, kunjungan Menteri Trenggono untuk mengunjungi lokasi pembangunan kawasan budidaya udang terintegrasi yang membawa misi memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Pembangunan menggelontorkan biaya senilai Rp2,25 triliun dengan tujuan mendorong peningkatan produksi tambak dari 0,6 ton per hektare menjadi 40 ton per hektare.

Dalam kunjungan ke lokasi pembangunan kawasan budidaya udang terintegrasi tersebut, Menteri Trenggono didampingi Komisi IV DPR RI Johan Rosihan dan Muhammad Syafrudin, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selain di Sumbawa, pembangunan percontohan tambak udang terintegrasi juga dilakukan di Muna, Aceh Timur, dan Kebumen.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore