
KSOP Teluk Bayur, Nazarwin didampingi Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha kantor pusat PT Pelindo II, Saptono dan Dirut IPC Teluk Bayur, Armen Amir, saat meresmikan penerapan sistem digitalisasi di pelabuhan Teluk Bayur pada Senin (16/4)
JawaPos.com – Guna peningkatan pelayanan terminal petikemas, PT Terminal Petikemas (TPK) Cabang Teluk Bayur yang merupakan anak perusahaan Pelindo II menerapkan pelayanan berbasis digitalisasi. Aktifitas bongkar muat di pelabuhan tersebut menggunakan sistem ITOS-NBS (New Billing System).
Manajer Area IPC TPK Teluk Bayur, Kristianto Edi Sarjono mengatakan, awalnya, sistem tersebut mulai dijalankan pada Desember 2017 lalu. "Sudah tiga bulan belakangan kami melakukan proses stabilitasasi sistem digitalisasi. Sejak dua pekan lalu, sistem ini sepenuhnya mulai dijalankan di TPK Teluk Bayur ini," kata Kristianto, Jumat (20/4).
Lebih lanjut, Kristianto menerangkan, sistem digitalisasi layanan pelabuhan diyakini mampu menghemat waktu dan biaya operasional. Sehingga menekan beban logistik di Indonesia menjadi kompetitif. Misalnya, para pelanggan telah melakukan billing secara elektronik. Customer membuat sendiri billing, dan memasukkan sendiri pembayaran secara cash-less atau elektronik.
"Masyarakat pelabuhan sudah menyadari perlunya teknologi. Memang butuh waktu agar transformasi digital di layanan pelabuhan berjalan mulus," sebut Kristianto.
"Sistem baru ini, memberikan laporan yang real time pada mitra kerja kami. Jika mitra kami ini ingin melakukan payment tagihan, mereka tidak lagi harus bolak balik ke kantor kami, cukup mengakses secara online," sambungnya lagi.
Kristianto berharap, dengan solusi baru ini, waktu tunggu dan bongkar muat kapal di Pelabuhan Pelindo II Teluk Bayur dapat dipersingkat. "Kalau memangkas waktu itu pasti nantinya jika digitalisasi diterapkan. Selama ini proses-proses tersebut dilakukan secara manual melalui petugas dengan form checklist, sehingga tidak efisien dan waktu proses yang lama. Kita ubah menuju sistem digitalisasi," katanya.
Sebelumnya, Dirut IPC Teluk Bayur, Armen Amir mengatakan, terminal Petikemas IPC Teluk Bayur adalah anak perusahaan dari Pelindo II. "Hari ini kami akan perkenalan salah satu program penataan pelayanan di terminal Petikemas, dan diharapkan ini menjadi yang terbaik di pelabuhan Teluk Bayur," kata Armen.
Penetapan digitalisasi di terminal petikemas yang ada di Teluk Bayur ini, katanya, merupakan bagian dari program IPC Teluk Bayur Bangkit. "Targetnya pada tahun 2020 nanti, Teluk Bayur ingin jadi pelabuhan utama di Pelindo II dan pelabuhan terbesar dari sejumlah pelabuhan yang ada di Indonesia," kata Armen Amir.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
