
Susasana proyek pembangunan Kereta Cepat dikawasan Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (13/10/2021). Biaya Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bengkak. Kementeri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengkaji, nilai proyek membengkak an
JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, penyelesaian proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mundur dari yang ditargetkan. Pada awal pembangunan, proyek ini ditargetkan selesai dan beroperasi pada 2019. Kemudian targetnya mundur ke 2021 dan mundur lagi ke 2022.
Jokowi mengungkapkan, terdapat kendala teknis yang menyebabkan penyelesaian proyek tersebut berjalan lambat, terutama di terowongan dua lantaran jenis tanah yang membutuhkan kehati-hatian dalam proses pengerjaannya.
“Di terowongan 2 yang memang di sini ada masalah yang harus kita selesaikan. Masalah teknis yang harus kita selesaikan. Tapi tadi dari keterangan di lapangan, Dirut KCIC dari pak Menko Kemaritiman dan Investasi, Kementerian PU bahwa terowongan 2 ini berjalan lambat karena jenis tanah yang ada di sini memerlukan kerja yang penuh kehati-hatian,” kata Jokowi dalam akun YouTube Sekretariat Presiden dikutip Selasa (18/1).
Jokowi mengatakan, hingga saat ini secara keseluruhan kereta cepat Jakarta-Bandung mencapai proses 79,9 persen yang diharapkan akan rampung pada tahun ini. “Kita harapkan di akhir tahun 2022 ini sudah bisa diuji coba dan kemudian pada bulan juni 2023 bisa kita operasionalkan,” ungkapnya.
Jokowi berharap, dengan kehadiran kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut akan mengurangi kemacetan baik yang ada di Jakarta maupun yang ada di Bandung. “Juga mempercepat mobilitas orang dan juga barang dan kita harapkan ini menjadi sebuah daya saing yang baik bagi negara kita,” pungkasnya.
Sementara, Menteri Koordinator Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, terowongan yang memiliki total panjang 1052 m ini adalah salah satu struktur konstruksi yang punya tantangan geografis cukup tinggi. Apalagi, terowongan 2 juga merupakan terowongan single-hole double track dengan kedalaman terkubur maksimum sedalam 53,6 meter.
“Kesulitan pembangunan terowongan ini juga semakin kompleks karena berada di area clay shale atau jenis tanah dengan karakteristik yang sangat mudah melapuk apabila terkena air dan terekspose penggalian pada saat konstruksi,” kata Luhut melalui akun instagram miliknya.
Menurutnya, pekerjaan ini tentunya perlu dilakukan dengan kehati-hatian dan kecermatan yang tinggi. Pertimbangan berbagai faktor keselamatan perlu diperhatikan secara serius mengingat pembangunan semacam ini belum pernah dilakukan sepanjang negara ini berdiri.
“Untuk membenahi hal tersebut akan dilakukan proses penyuntikkan sejumlah bahan cor kedalam tanah untuk memadatkan struktur tanah yang ada nantinya,” imbuhnya.
Luhut menambahkan, dari pihak Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) melibatkan SDM yang kompeten yaitu para ahli di bidang konstruksi dari perguruan tinggi ternama di Indonesia. Nantinya, mereka nanti akan dibantu oleh 17 ahli grouting dari Tiongkok.
Dengan demikian, kata Luhut, pekerjaan ini ditargetkan bisa rampung pada akhir April 2022 yang sekaligus menggenapkan 13 terowongan lainnya dengan total panjang keseluruhan 16.662 meter. Seluruh rangkaian pekerjaan ini telah mencakup 72,5 persen dari progress keseluruhan project.
“Dari semua rangkaian diatas, inilah yang saya sebut sebagai menembus ketidakmungkinan. Di tengah dunia yang bergerak cukup cepat hari ini keberanian untuk berubah dan mengubah merupakan fondasi untuk membangun Indonesia Maju kedepannya,” tutupnya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
