
PINDAI DULU: Warga melakukan scan barcode sebelum masuk pusat perbelanjaan. Scan itu mengetahui apakah warga sudah divaksin. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah menjamin keamanan data dalam aplikasi Peduli Lindungi. Saat ini penyimpanan data dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi dengan penanganan keamanan data dibantu oleh Badan Sandi dan Siber Negara.
"Pemerintah akan terus mengambil langkah langkah perbaikan agar kelancaran penggunaan Peduli Lindungi ini semakin baik," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (6/9).
Luhut memaparkan, per 5 September kemarin, total masyarakat yang melakukan skrining dengan menggunakan Peduli Lindungi telah mencapai 20,9 juta orang. Skrining dilakukan untuk kepentingan di beberapa sektor publik seperti pusat perbelanjaan, industri, olahraga dan lainnya.
"Dari total 20,9 juta orang tersebut, terdapat 761 ribu orang yang masuk kategori merah, tidak diperkenankan masuk atau melakukan aktivitas ditempat publik oleh sistem. Dan juga terdapat 1.603 orang dengan status positif dan kontak erat mencoba untuk melakukan aktivitas publik," ungkapnya.
Kedepan, Luhut menekankan, pemerintah akan menindak orang yang masuk dalam kriteria hitam Peduli Lindungi yang masih berusaha melakukan aktivitas di area publik dengan membawa mereka ke dalam isolasi terpusat. "Hal ini dilakukan untuk sama-sama menjaga dan melindungi kita semua," imbuhnya.
Oleh karena itu, Luhut mengimbau agar masyarakat bisa beraktivitas pada tempat-tempat yang sudah menggunakan aplikasi Peduli Lindungi sehingga dapat mengurangi risiko tertular karena Covid-19. Luhut menambahkan, meskipun indikator transmisi mengalami perbaikan, namun indikator respons kesehatan pada banyak wilayah kota atau kabupaten masih belum memenuhi target yang ingin dicapai pemerintah.
Luhut mencontohkan, salah satunya adalah rasio kontak erat. Meskipun telah terjadi kenaikan signifikan rasio kontak erat dari 3,37 di awal agustus menjadi 7,89 per 5 September, namun pada banyak daerah rasio kontak eratnya masih dibawah 5. Hal ini kemudian menghambat daerah tersebut untuk turun level.
"Fokus inilah yang akan menjadi prioritas pemerintah dalam beberapa minggu kedepan," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
