Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Juni 2025 | 21.02 WIB

Wamenkop Singgung Peluang Kemungkinan Koperasi Desa Merah Putih untuk Berinvestasi di Bitcoin

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono dalam sambutannya di acara Indonesia Digital Economy Forum 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (23/6)/(Dimas Choirul/Jawapos.com). - Image

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono dalam sambutannya di acara Indonesia Digital Economy Forum 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (23/6)/(Dimas Choirul/Jawapos.com).

JawaPos.com – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, mengungkapkan optimismenya terhadap pengembangan koperasi desa/kelurahan "Merah Putih" yang saat ini tengah menjadi proyek nasional.

Dalam sambutannya di acara Indonesia Digital Economy Forum 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (23/6), Ferry bahkan sempat menyinggung peluang kemungkinan koperasi desa untuk berinvestasi di aset digital seperti bitcoin.

“Kalau misalkan keuntungan dari koperasi desa ini besar secara akumulatif bisa ditaruh, ditempatkan di investasi di bitcoin kan lumayan luar biasa. Asal jangan gara-gara perang turun lagi,” ujar Ferry.

Pernyataan Ferry ini muncul sebagai bagian dari semangat membangun ekosistem koperasi yang kuat, mandiri, dan produktif di tingkat desa. Koperasi desa/kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk di 80.000 titik di seluruh Indonesia ditargetkan mulai beroperasi Oktober mendatang.

Ia menekankan pentingnya data desa yang presisi untuk memastikan kelayakan usaha koperasi, termasuk yang ingin bergerak di bidang distribusi LPG, pupuk bersubsidi, hingga sektor produksi lainnya.

“Koperasi desa mau menjadi pengecer pupuk bersubsidi, dia harus tahu berapa petani, berapa jumlah petak sawahnya supaya akurat feasibility study-nya,” jelas Ferry.

Lebih jauh, Ferry menyebutkan bahwa program koperasi desa/kelurahan Merah Putih ini merupakan kelanjutan dari semangat ekonomi kerakyatan yang dulu digagas oleh Margono Djojohadikoesoemo—kakek dari Presiden Prabowo Subianto—yang dikenal sebagai pelopor sistem ekonomi Pancasila.

“Dulu bahkan dalam dokumen itu saya melihat ada yang namanya demokratik rural development, pembangunan yang diprioritaskan di pedesaan,” kata Ferry. Menurutnya, gagasan itu kini diteruskan oleh Presiden Prabowo dengan membangun kembali fondasi koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat.

Ferry juga membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya dengan para pelaku usaha muda, khususnya HIPMI, untuk mendampingi koperasi desa tumbuh dan bersaing. “Jangan lihat desanya, tapi potensi desa ini yang besar sekali kalau bisa dikapitalisasi,” ujarnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore