Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02.47 WIB

Pentingnya Internet untuk Kembangkan Bisnis Kecil karena Aktivitas Digital Besar

Ilustrasi internet di ruang perkantoran. (Istimewa) - Image

Ilustrasi internet di ruang perkantoran. (Istimewa)

JawaPos.com - Pertumbuhan bisnis tidak selalu ditandai dengan perpindahan ke kantor yang lebih besar. Banyak usaha justru berkembang dari ruang kerja sederhana, rumah yang disulap menjadi kantor, studio kreatif, hingga tim online seller yang hanya terdiri dari beberapa orang.

Meski skalanya kecil, kebutuhan digital bisnis semacam ini bisa cukup besar. Kantor dengan lima karyawan, misalnya, dapat memiliki lebih dari 10 perangkat yang terhubung ke internet secara bersamaan. Laptop digunakan untuk bekerja melalui layanan cloud, smartphone menangani pesanan pelanggan, sementara tim marketing mengunggah konten dan bagian keuangan mengakses sistem pembayaran.

Kebutuhan tersebut semakin kompleks ketika bisnis mulai mengandalkan berbagai layanan digital dalam operasional sehari-hari.

Aktivitas Digital Makin Padat

Pada bisnis online, beban jaringan bisa meningkat lebih cepat. Seller dapat melakukan live selling sambil memproses pesanan dari marketplace. Agency kreatif perlu mengirim video dan file desain berukuran besar, sedangkan bisnis F&B mengandalkan POS serta aplikasi layanan pesan-antar. Pemilik usaha juga bisa membutuhkan koneksi untuk memantau CCTV dari jarak jauh.

Artinya, internet tidak lagi sekadar fasilitas tambahan. Koneksi menjadi bagian dari aktivitas bisnis yang berlangsung sepanjang hari.

Hal ini sejalan dengan perkembangan digitalisasi UMKM. Bank Indonesia mencatat, 1.655 UMKM binaannya yang telah melakukan transaksi melalui kanal digital pada kuartal I 2025 mengalami pertumbuhan omzet rata-rata 29,9 persen secara tahunan. Sementara itu, dari 2.537 UMKM binaan BI secara keseluruhan, rata-rata omzet tumbuh 13,3 persen pada periode yang sama.

Ketika aktivitas digital semakin banyak digunakan, persoalan bisa muncul jika kapasitas internet tidak ikut berkembang. Beberapa meeting online yang berlangsung bersamaan, pengunggahan file ke cloud, aktivitas marketplace, hingga CCTV yang terus mengirimkan data dapat membuat koneksi lebih cepat terbebani.

Dampaknya pun langsung terasa dalam pekerjaan. Pengiriman file menjadi lebih lama, video conference tersendat, akses aplikasi cloud melambat, atau kualitas live streaming menurun.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore