
SPE Solution kembali mengadakan seminar literasi keuangan bertajuk CRING! Talks. (Istimewa)
JawaPos.com - Perusahaan financial technology SPE Solution belum lama ini kembali menggelar seminar literasi keuangan bertajuk CRING! Talks. Topik seminar yang digelar di Solo dan Semarang pada 29-30 Agustus lalu ini membahas bagaimana pelaku bisnis terutama UMKM dapat mengambil peluang dari tantangan transformasi digital dengan kolaborasi yang strategis bersama penyedia teknologi keuangan digital.
Agid Kusprasetyo selaku Head of Business and Relationship SPE Solution dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa acara ini menjadi salah satu upaya SPE Solution untuk mendukung program pemerintah dalam mendorong tingkat literasi keuangan digital di tengah pesatnya laju transformasi dalam sektor bisnis.
“Acara ini sejalan dengan visi kami dan roadmap blueprint Bank Indonesia untuk membantu UMKM dalam menyediakan akses teknologi keuangan yang merata bagi seluruh kalangan bisnis. Ini adalah bukti komitmen nyata kami untuk memberikan solusi yang komprehensif bagi UMKM dalam mengakses layanan keuangan digital yang tidak hanya mudah tetapi juga terjangkau melalui CRING! Payment Facilitator," ujar Agid.
Dalam acara yang sama, Riza Indra Kurniawan selaku Digital Banking Bank Jateng menuturkan, UMKM berperan sebagai penggerak ekonomi lokal, terutama di daerah pedesaan dan kota- kota kecil.
"Peran pemerintah dalam mendukung UMKM adalah dengan memperbaiki fasilitas yang dapat meningkatkan kemajuan UMKM. Namun, di lain sisi kita semua dihadapkan dengan era digitalisasi dimana kondisi ini dapat menjadi peluang atau malah menjadi bumerang untuk pelaku UMKM. Harapannya ke depan, semoga CRING! dapat membantu untuk UMKM khususnya di Jawa Tengah untuk dapat mengoptimalkan digitalisasi,” ujar Riza.
Untuk diketahui, tingginya kebutuhan akan digitalisasi layanan keuangan pada bisnis di skala UMKM terlihat dari data Indeks Daya Saing Digital 2024 yang dikeluarkan oleh East Ventures di mana menempatkan Jawa Tengah pada peringkat ke-10 sebagai provinsi dengan tingkat daya saing digital tertinggi di Indonesia.
Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat akan pemenuhan layanan yang terdigitalisasi di berbagai sektor salah satunya sektor layanan keuangan digital pada bisnis.
"Menilik dari perkembangan zaman dan generasi dewasa ini, literasi digital adalah salah satu hal penting yang harus kita tumbuhkan untuk membantu kita dalam mengejar ketertinggalan teknologi, terutama di bidang perdagangan atau bisnis," ujar Rio Agustra Anjany selaku VP of Product SPE Solution.
"CRING! Talks hadir untuk membantu para pelaku bisnis dan mendorong mereka memanfaatkan teknologi yang menolong dan meringankan pekerjaan mereka. Jangan lupa, ditengah persaingan industri yang maha ketat ini teknologi akan menjadi salah satu solusi untuk menaikan omset para pelaku bisnis," tutupnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
