Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Mei 2024 | 18.41 WIB

Balita 3 Tahun Tewas di Tangan Ayah Kandung di Tulungagung, Polisi Beberkan Hasil Olah TKP

Inafis Polres Tulungagung lakukan olah TKP meninggalnya anak 3 tahun yang diduga dianiaya ayahnya. - Image

Inafis Polres Tulungagung lakukan olah TKP meninggalnya anak 3 tahun yang diduga dianiaya ayahnya.

JawaPos.com–Inafis Polres Tulungagung lakukan olah TKP kasus meninggalnya anak umur 3 tahun yang diduga dianiaya ayahnya.

MAK, 3, balita asal Tulungagung, Jawa Timur, pada Minggu (12/5) pukul 20.30 WIB ditemukan meninggal saat diasuh ayahnya RAP, 29, di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mujiatno mengatakan, RAP diduga menyiksa hingga anaknya sendiri berinisial MAK, 3, tewas. Korban dicekik, serta ditindih pelaku hingga meninggal.

”Aparat kepolisian menerima informasi dari perangkat desa ada dugaan pembunuhan,” ujar Mujiatno, Senin (13/5).

”Dari keterangan saksi, pada Minggu  (12/5) sekitar pukul 20.00 WIB, korban digendong ibunya tiba-tiba diminta RAP untuk menggendongnya. Dia duduk di sofa dalam rumah, saat ibunya tidak di dalam rumah,” sambung dia.

Saksi mengatakan, mendengar suara tangisan korban. Selanjutnya orang tua RAP menanyakan cucunya kenapa menangis dan dijawab RAP tidak terjadi apa-apa.

”Selanjutnya korban digendong masuk kamar oleh RAP dan berteriak Jipukno Lading (ambilkan pisau) dan didengar ibu korban, lalu langsung masuk ke kamar melihat keadaan anaknya sudah tidak bergerak dan posisi dalam posisi keadaan tengkurap,” terang Mujiatno.

Melihat kejadian itu ibu korban dan ayah pelaku membawa korban ke Puskesmas Rejotangan. ”Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas, dinyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia selanjutnya dibawa pulang ke rumah korban. Atas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Rejotangan untuk proses penyelidikan,” ujar Mujiatno.

Meninggalnya korban diduga ditindih dan dicekik oleh pelaku dari atas kursi sofa. ”Guna penyelidikan petugas mengamankan sofa (warna cokelat), bantal (warna kuning), dan selimut (warna putih) sebagai barang bukti. Petugas juga mengamankan pelaku,” ujar Mujiatno.

”Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, korban dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Rencananya korban diotopsi tim forensik guna mengetahui penyebab pasti kematian,” tandas Kasihumas Mujiatno.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore