Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Februari 2024 | 06.25 WIB

Akibat Jembatan Ambles, Jalur Alternatif Jombang-Kediri Ditutup 3 Minggu, Begini Pengalihan Jalurnya

Kondisi jembatan di jalur alternatif Jombang-Kediri yang ditutup karena ambles./Achmad RW/Radar Jombang - Image

Kondisi jembatan di jalur alternatif Jombang-Kediri yang ditutup karena ambles./Achmad RW/Radar Jombang

JawaPos.com – Salah satu jembatan yang berada di ruas Tanggungan-Kasemen Desa Gempol Legundi, Kecamatan Gudo, Jombang mengalami ambles.

Hal itu mengakibatkan jembatan yang menjadi akses jalur alternatif Jombang-Kediri itu akan diperbaiki dan ditutup untuk sementara waktu dan dilakukan pengalihan jalur.

Perbaikan dan penutupan jembatan itu direncanakan memakan waktu selama tiga minggu.

Sehingga masyarakat terutama yang akan melewati jalur tersebut perlu mengetahui pengalihan jalurnya.

Agung Setiadji selaku Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Jombang menjelaskan bahwa sebenarnya terkait jembatan yang mulai ambles itu telah dipantau oleh pihaknya sejak seminggu yang lalu.

Namun, ternyata jembatan lebih dulu mengalami amblas parah sebelum sempat diperbaiki.

“Sebenarnya sudah terpantau sejak seminggu lalu, memang sudah rusak parah dan sudah dijadwalkan perbaikan pekan depan,” ujarnya seperti dilansir dari Radar Jombang (JawaPos Group).

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan catatan yang dimiliki oleh pihaknya, jembatan itu memang telah berusia tua dan perbaikan terakhir yang dilakukan sudah 16 tahun lalu.

Sehingga memang secara usia jembatan tersebut sudah saatnya diperbaiki.

“Tadi pagi sudah dilaporkan ambles, ketinggiannya turun jauh dari jalan, sehingga kami beri tanda tong dan ditutup. Dari catatan perbaikan terakhir pada tahun 2007, jadi memang sudah saatnya peremajaan,” ungkapnya.

Kondisi itu diperparah lagi dengan lalu lintas kendaraan yang melewati jembatan itu terbilang padat.

Terutama kendaraan seperti truk dan kendaraan besar yang setiap hari lalu lalang melintasi jalan kelas III tersebut.

“Ya memang kendaraan tonase besar turut menambah kerusakan yang terjadi pada jembatan,” imbuhnya.

Selama perbaikan dan penutupan jembatan, sejumlah kendaraan dilarang melintas. Kendaraan akan dialihkan menuju beberapa pilihan jalur lainnya.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Jombang Budi Winarno, kendaraan roda empat dan lebih yang melintas dari arah Sembung maupun Jatipelem akan diarahkan memutar lewat ruas Diwek-Jatipelem.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore