
Anggota KPPS di TPS 8 Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, bernama Apriliya Pitaloka Buloto, 20, tetap menjalankan tugas meski diinfus.
JawaPos.com - Hari pencoblosan pada Pemilu 2024 memang sudah selesai. Saat ini, proses penghitungan suara masih dilakukan. Pelaksanaan Pemilu 2024 menyisakan sejumlah kisah. Salah satunya yang terjadi Provinsi Gorontalo. Anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo tetap menjalankan tugasnya meski harus diinfus.
"Kami sudah menyarankan yang bersangkutan untuk beristirahat dan digantikan dengan anggota KPPS lainnya, namun beliau gigih tak bergeming ingin tetap melaksanakan tugas hingga usai," kata Ketua Divisi Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo Hendrik Imran di Gorontalo.
Ia mengatakan mendapat laporan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terkait kondisi satu orang KPPS di TPS 8 Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo bernama Apriliya Pitaloka Buloto, 20.
Petugas KPPS tersebut merasa kelelahan. Dia bertugas sebagai anggota KPPS yang membuka setiap surat suara untuk diteliti dan diumumkan oleh Ketua KPPS.
"Kami sarankan kepada yang bersangkutan untuk memilih beristirahat, namun dia memaksa ingin tetap menjalankan tugas," kata Hendrik.
Pihaknya meminta seluruh petugas KPPS agar tetap memperhatikan kesehatan. "Jangan memaksakan diri agar tidak jatuh sakit sebab mereka dapat melaksanakan tugas secara bergantian. Apalagi diperkirakan proses penghitungan suara dan rekapitulasi bisa berlangsung hingga dini hari," kata Hendrik.
Pihaknya juga terus memantau situasi di seluruh TPS, kemudian melalui PPK di seluruh Wilayah kecamatan di Kabupaten dan Kota se-Gorontalo untuk terus mengingatkan petugas KPPS agar makan dan minum untuk suplai energi agar kondisi tubuh tetap fit, serta mengkonsumsi vitamin yang telah dibagikan.
Pihak PPK juga terus diingatkan untuk segera melaporkan kondisi kesehatan atau stamina para KPPS ke petugas kesehatan yang disiapkan di setiap desa.
"Meski tidak setiap desa dijaga oleh satu orang petugas kesehatan namun pelayanan dilakukan bergerak sehingga setiap saat bisa menghubungi," kata Hendrik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
