
Ilustrasi hujan lebat.
JawaPos.com - Ambrolnya tembok penahan jalan di ruas jalan Brawijaya akhirnya mendapat atensi dari Pemerintah Kota Mojokerto.
Kemarin Penjabat Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro meninjau langsung lokasi terdampak dan menginstruksikan untuk dilakukan perbaikan.
Sebab ambrolnya tembok penahan jalan yang berada di lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan tersebut juga telah menggerus jalur pedestrian.
Dilansir dari Radar Mojokerto pada Selasa (30/1), Dengan kerusakan sekitar 3 meter dan kedalaman 1,6 meter ambrolnya tanggul juga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Karena butuh segera, sehingga langsung kami tangani," ujar Dinas PUPR Kota Mojokerto, Muraji.
Disebutkannya perbaikan dilakukan secara permanen. Mengingat di samping berfungsi sebagai penahan jalan, talut tersebut juga digunakan sebagai tanggul saluran air.
"Karena kebutuhannya relatif tidak besar, sehingga kami gunakan pos pemeliharaan saluran," tambahnya.
Muraji memaparkan jebolnya tembok penahan jalan disebabkan karena faktor usia bangunan. Selain itu, titik jebolnya tanggul juga merupakan bekas pohon besar yang telah lama ditebang.
Sehingga akarnya yang keropos mengakibatkan rongga pada tanah.
"Jadi bukan karena luapan. Tapi lebih karena ada bekas pohon yang akarnya membusuk akhirnya ambrol," jelasnya.
Dari lokasi tersebut, PJ Wali Kota Mojokerto juga meninjau sumbatan yang terjadi pada aliran air di Dam Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan Magersari.
Karena saluran yang berada di perbatasan dengan Gebang Malang, Kabupaten Mojokerto ini juga rentan meluap saat penghujan.
Muraji mengatakan sumbatan akhirnya bisa diatasi setelah menerjunkan petugas Tagana Kota Mojokerto.
"Alhamdulillah tidak sampai meluap, cuma airnya sempat tidak bisa lancar karena di dam banyak sampah yang menutup" ungkapnya.
Pencegahan banjir juga telah dilakukan Dinas PUPR dengan menyiagakan 21 titik rumah pompa beserta operator selama musim penghujan.
Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga telah mengimbau masyarakat untuk melakukan antisipasi dengan kerja bakti membersihkan saluran.
"Pak PJ Walikota menginstruksikan camat dan lurah agar di lingkungan masing-masing diadakan giat rutin kerja bakti," tutupnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
