
Wagub Jatim Emil Dardak.
JawaPos.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah maskapai penerbangan, serta kepala daerah di wilayah Kediri dan sekitarnya untuk membahas kesiapan rencana operasional Bandara Dhoho Kediri.
"Menurut saya pertemuan ini baik, karena menghadirkan maskapai-maskapai yang nantinya tentu menjadi pengguna di bandara ini." kata Emil Dardak di Kediri, Kamis (30/11) malam.
Dia menilai kehadiran maskapai-maskapai tersebut sangat penting, terutama lokasi Bandara Dhoho yang sangat strategis untuk melayani berbagai kabupaten/kota di wilayah Kediri, seperti Nganjuk, Blitar, Tulungagung, Madiun hingga Ponorogo. Bandara ini diharapkan dapat melayani penumpang di wilayah Mataraman atau selingkar Wilis.
Baca Juga: Resmi Ditetapkan! Berikut Besaran UMK 2024 di Wilayah Jawa Timur
Emil Dardak mengatakan, pembangunan Bandara Dhoho ini merupakan hasil dari aspirasi yang sudah lama diharapkan. Rencanan pembangunan ini sudah disusun sejak 2016, di mana Bupati dan Wali Kota Mataraman telah bersatu tekad untuk memohon ke pemerintah pusat agar kawasan Mataraman dapat dibuka untuk penerbangan sipil.
Dikutip dari ANTARA, dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan bandara ini, termasuk Presiden Joko Widodo.
Selain itu, Emil Dardak mengapresiasi kerja keras Luhut Binsar Pandjaitan eks Menko Polhukam untuk memperjuangkan aspirasi kepala daerah. Begitu juga, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung berhasil membuat kesepakatan dalam rapat saat itu yang memungkinkan pembangunan bandara.
Baca Juga: Heboh! Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia Terduduk di Kursi, Lokasi Depan Kantor KPPN Bogor
Dia juga menambahkan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sangat memperhatikan terhadap detail pelaksanaan pembangunan bandara ini. Ketika meletakkan batu pertama pembangunan bandara, Khofifah menjelaskan bahwa konektivitas di selatan Jawa memiliki nilai strategis yang luar biasa untuk mencapai pemerataan pembangunan, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Beliau sangat ingin melihat kawasan selatan Jawa Timur ini diakselerasi pembangunannya, apalagi kalau bukan konektivitas udara. Bandara ini, kalau ditotal seluruh wilayah mataraman ada 13 kabupaten/kota itu mencapai 10 juta penduduk, jadi besar sekali dan sangat layak memiliki bandara," kata dia.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana turut mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah provinsi dan pusat untuk pembangunan bandara ini.
"Alhamdulillah hari ini dikunjungi Pak Wagub dan besok bu Gubernur Jatim. Ada keseriusan dari Pemerintah Provinsi Jatim untuk memastikan pertumbuhan ekonomi di selatan Pulau Jawa ini akan tumbuh," kata Bupati Dhito.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
