Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Mei 2026 | 15.25 WIB

Proyek Food Estate Wanam Papua Selatan Diklaim Tidak Terkait Film 'Pesta Babi'

Gambaran Proyek Food Estate milik negara yang dipantau oleh Jokowi./ANTARA/HO-Kementerian Pertanian/aa. (Selebaran Kementerian Pertanian) - Image

Gambaran Proyek Food Estate milik negara yang dipantau oleh Jokowi./ANTARA/HO-Kementerian Pertanian/aa. (Selebaran Kementerian Pertanian)

JawaPos.com - Proyek Strategis Nasional (PSN) lumbung pangan (food estate) di Wanam, Merauke, Papua Selatan, sama sekali tidak terkait dengan film “Pesta Babi” yang ramai beredar baru-baru ini. Sehingga harus terus berlanjut untuk mewujudkan program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Dikutip RM.id (Jawa Pos Group), film karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale itu menggambarkan perjuangan masyarakat adat di wilayah Papua Selatan dalam mempertahankan tanah leluhur dan hutan adat mereka dari ancaman proyek-proyek skala besar yang mengatasnamakan pembangunan. Hutan dan lahan yang digambarkan dalam isi film tersebut bukan bagian PSN dan bukan berlokasi di Wanam yang mencetak sawah satu juta hektare.

Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menegaskan, bila menimbang dan melihat kondisi global hari ini,  PSN cetak sawah 1 juta hektare di Wanam harusnya tetap berlanjut.

"Menurut saya kebijakan PSN Wanam ini cukup visioner, karena ke depan negara global pun akan fokus dengan isu pangan mereka masing-masing. Karena, kalau isunya malah Indonesia defisit pangan, itu lebih bahaya lagi," ujar Iwan Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan proyeksi program cetak sawah Wanan difokuskan untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional. Berbagai manfaat utamanya meliputi pencapaian target swasembada beras, penciptaan lapangan kerja baru di pedesaan, peningkatan pendapatan masyarakat/petani hingga 20 persen sampai 30 persen, serta pemanfaatan lahan tidur menjadi area produktif.

"Soal kritik di film Pesta Babi itu ya hak demokrasi menyatakan pendapat dalam bentuk kreativitas film. Yang salah adalah jika hal tersebut dilakukan dengan tujuan delegitimasi dan ageda politik terselubung," tegasnya.

Mengenai lingkungan dan hutan, ia menilai pemerintah pasti sudah memiliki kajian dan megikuti aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dalam situasi tekanan global yang berefek ke kondisi ekonomi Indonesia saat ini, kita perlu membangun narasi-narasi optimisme dan bukan malah melakukan provokasi," tegas dia lagi.

*Harapan Baru*

Sebagai informasi, PSN Wanam di Papua Selatan menunjukkan progres signifikan dengan sejumlah fasilitas utama telah rampung 100 persen. Kehadiran proyek tersebut telah membawa harapan baru bagi masyarakat lokal, terutama dalam mendorong kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah setempat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore