
Panita penyelenggara Kemala Run 2026 menyerahkan hadiah kepada pemenang meski tidak hadir secara langsung di atas podium. Kebijakan itu menjadi bukti solidaritas dan kepedulian. (Kemala Run)
JawaPos.com - Event lari berskala internasional wondr Kemala Run 2026 yang berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, pada Minggu (29/4) berlangsung dengan sukses. Agenda yang dihadiri secara langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo itu sukses mencatat sejarah sebagai acara yang mengintegrasikan olahraga, pariwisata, dan aksi sosial.
Dengan mengusung tema Charity for Indonesia, ajang tersebut mengedepankan pendekatan berbeda ketimbang kompetisi lari profesional lain di Indonesia. Jika pada umumnya hadiah dibatalkan apabila pemenang tidak hadir saat pengumuman di podium, Kemala Run 2026 justru menerapkan kebijakan Absent Friendly, sehingga hadiah tetap diberikan meski pemenang tidak hadir secara fisik.
Ketua Panitia wondr Kemala Run 2026 Deni Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen penyelenggara. Meski menjadi sorotan karena tidak lazim dalam event lari, Deni Agus menekanka, kebijakan itu sekaligus menunjukkan komitmen kuat terhadap nilai inklusivitas dan kemanusiaan.
”Walaupun pesertanya tidak hadir, hadiah tersebut adalah hak mereka. Untuk itu harus diberikan. Ini komitmen kami, atas arahan Ketua Umum Bhayangkari, ibu Juliati Listyo Sigit Prabowo,” kata dia kepada awak media.
Kebijakan tersebut dinilai selaras dengan visi Run for Charity, Run for Humanity yang dibawah oleh penyelenggara dari Yayasan Kemala Bhayangkari. Mereka menempatkan misi sosial sebagai prioritas utama. Karena itu, penghargaan tetap diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi pelari dan untuk menunjukkan semangat solidaritas.
Selain menjadi ajang lari dan promosi pariwisata, kegiatan tersebut sejalan dengan tujuan utama acara tersebut. Yakni membantu korban bencana alam di Sumatera dan Aceh yang telah kehilangan harta, benda, serta sanak saudara. Karena itu, dalam ajang tersebut nilai berbagi dan gotong royong lebih utama dibandingkan sekadar formalitas seremoni di atas podium.
Secara keseluruhan, wondr Kemala Run 2026 menghadiahi para pemenang dengan nilai mencapai Rp 3,7 miliar. Angka itu sekaligus menegaskan posisi agenda tersebut sebagai salah satu event lari terbesar di Indonesia yang sukses mengintegrasikan olahraga, pariwisata, dan aksi sosial.
Hadiah yang diberikan kepada para pemenang meski tidak hadir terdiri atas 9 unit motor listrik, 4 unit Honda Beat, 6 paket wisata religi untuk pasangan suami-istri, dan 9 paket wisata religi untuk individu. Melalui kebijakan tersebut, Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, melainkan juga simbol kepedulian dan nilai kemanusiaan.
”Setiap peserta telah terverifikasi melalui BIB (Body Identification Number), yaitu nomor identitas resmi yang wajib dikenakan di bagian depan pakaian peserta selama lomba, sehingga data pemenang tetap valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Deni Agus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
