Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Maret 2026, 19.26 WIB

2 Fakta Macet Horor di Gilimanuk! Mudik Lebih Awal dan Lonjakan Jumlah Kendaraan Picu Antrean Panjang

Pemotor tampak mengantre di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Minggu (15/3). (Humas Polda Bali/Antara) - Image

Pemotor tampak mengantre di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Minggu (15/3). (Humas Polda Bali/Antara)

 

JawaPos.com - Kemacetan panjang yang terjadi di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk dipicu oleh sejumlah faktor yang terjadi secara bersamaan. Kombinasi berbagai kondisi tersebut membuat arus kendaraan meningkat tajam hingga memicu kemacetan parah.

Seperti dilansir dari Radar Bali (Jawa Pos Group), salah satu penyebab utama adalah perubahan pola mudik masyarakat. Banyak pemudik dari Bali memilih berangkat lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Keputusan ini diambil karena libur Lebaran tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Pemudik berusaha menyeberang lebih cepat untuk menghindari penutupan total pelabuhan saat perayaan Nyepi yang dijadwalkan berlangsung pada 18-20 Maret 2026.

Selain itu, lonjakan kendaraan pribadi dan sepeda motor yang terjadi bersamaan pada akhir pekan ini juga memperparah situasi. Jumlah kendaraan yang datang tercatat jauh melampaui perkiraan.

Di sisi lain, kapasitas dermaga memiliki keterbatasan. Meski PT ASDP telah meningkatkan jumlah kapal yang beroperasi menjadi 35 unit dari kondisi normal 28 kapal, proses bongkar muat di pelabuhan tetap memiliki batas kemampuan yang tidak sebanding dengan laju kedatangan kendaraan.

Truk Nonlogistik Picu Tekanan di Lapangan

Sesuai ketentuan dalam SKB (Surat Keputusan Bersama), kendaraan angkutan yang membawa kebutuhan pokok seperti sembako, BBM/BBG, hewan ternak, pupuk, serta kiriman pos masih diperbolehkan melintas guna menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Namun demikian, kepolisian mencatat masih ada truk bersumbu tiga yang tidak mengangkut logistik penting tetap melintas, meskipun pembatasan operasional kendaraan tersebut telah diberlakukan sejak 13 Maret.

Saat ini petugas di lapangan terus melakukan penyekatan dan mengarahkan kendaraan barang tersebut ke sejumlah kantong parkir atau buffer zone yang telah disiapkan.

Lonjakan Penumpang dalam 24 Jam Terakhir

Data Posko Gilimanuk selama 24 jam terakhir pada 14 Maret 2026 menunjukkan peningkatan signifikan:

Penumpang: 54.652 orang (naik 8,1 persen)

Sepeda motor: 10.733 unit (melonjak 37,5 persen)

Mobil pribadi: 4.610 unit

Total kendaraan: 17.832 unit (naik 19,1 persen dibanding tahun lalu)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore