Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Maret 2026, 19.14 WIB

Polres Tabanan Terapkan Sistem “Buka-Tutup”, Truk Menuju Gilimanuk Dikandangkan di Terminal Pesiapan

Aktivitas penyeberangan di lintasan Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang terus menunjukkan perkembangan. (Istimewa) - Image

Aktivitas penyeberangan di lintasan Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang terus menunjukkan perkembangan. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Strategi rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup mulai diterapkan oleh Polres Tabanan untuk mengendalikan arus kendaraan besar yang menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Sejak Sabtu (14/3), truk bersumbu tiga mulai diarahkan untuk berhenti sementara di Terminal Pesiapan. Kebijakan ini dilakukan guna mencegah antrean kendaraan yang semakin padat di wilayah Kabupaten Jembrana.

Penyaringan kendaraan berat dilakukan melalui empat titik pengawasan, yakni Terminal Pesiapan, Pos Selabih, Pos Adipura, serta Pos Dadakan. Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menjelaskan bahwa pergerakan truk kini disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di wilayah Jembrana.

"Jika di Gilimanuk sudah mengular, truk dari arah Denpasar dan Badung langsung kami arahkan masuk kantong parkir. Mereka wajib menunggu 2 hingga 3 jam sampai jalur memungkinkan untuk bergerak lagi," tegas AKBP Putu Bayu seperti dikutip dari Radar Bali (Jawa Pos Group) Senin (16/3).

Menurutnya, kebijakan diskresi ini bertujuan agar kendaraan besar tidak berhenti di bahu jalan yang dapat mempersempit ruang bagi kendaraan pribadi maupun sepeda motor yang melintas.

Selain itu, kepolisian menargetkan jalur menuju Selat Bali sudah steril dari kendaraan berat menjelang penutupan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi.

"Intinya, H-1 Nyepi kami targetkan kendaraan sudah nihil. Tidak ada lagi penumpukan kendaraan yang hendak menyeberang saat pelabuhan ditutup nanti," pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore