
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad. (Ogen/Antara)
JawaPos.com - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mewajibkan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Kepri untuk melantunkan Selawat Busyro setiap hari dan bahkan menjadikannya sebagai bacaan wajib dalam setiap kegiatan seremonial pemerintahan.
Aturan ini ditegaskan melalui surat edaran yang menginstruksikan pemutaran Selawat Busyro setelah lagu Indonesia Raya di seluruh kantor OPD.
"Seluruh ASN wajib mengumandangkan Selawat Busyro setiap harinya pada pukul 10.00 WIB atau usai menyanyikan lagu Indonesia Raya," ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (18/11).
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa setiap acara seremonial, baik di lingkungan pemerintahan maupun kegiatan yang melibatkan masyarakat harus diiringi dengan Selawat Busyro.
“Kebiasaan ini bertujuan membangun akhlak dan keimanan para pegawai ASN maupun umat muslim,” jelasnya.
Kewajiban menyenandungkan Selawat Busyro tiap hari untuk ASN itu, kata Ansar, adalah sebagai wujud komitmen untuk menjadikan Kepri sebagai wilayah berselawat.
“Kita sudah menetapkan Kepri sebagai provinsi berselawat. Ini bentuk rasa cinta dan penghormatan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW," kata Ansar
Ia berharap kebiasaan berselawat dapat menghadirkan rahmat dan keberkahan bagi masyarakat Kepri sehingga pembangunan daerah berjalan semakin baik.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
