
Deni Apriadi Rahman, 23, MUA pria berjilbab di Lombok membantah pakai mukena ke mushola, menyebut itu fitnah. (Instagram)
JawaPos.com - Seorang MUA pria berjilbab di Lombok, Deni Apriadi Rahman, 23, akhirnya angkat bicara setelah dituduh melakukan penodaan agama lantaran disebut memakai mukena untuk masuk mushola.
Sambil menangis, ia tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah yang sangat melukai dirinya dan keluarga.
Dalam penjelasannya, ia mengaku beberapa hari terakhir menghadapi ujian berat setelah sebuah akun media sosial mengunggah fotonya disertai narasi yang menurutnya tidak benar dan sarat fitnah.
Unggahan itu kemudian menyebar luas di Facebook, Instagram, hingga TikTok. Ia menegaskan tidak mengenal pemilik akun tersebut dan tidak pernah memberikan izin penggunaan fotonya.
Ia mengatakan banyak narasi yang beredar tidak sesuai kenyataan, termasuk tuduhan bahwa ia masuk mushola memakai mukena dan beribadah di waktu yang tidak semestinya dengan sengaja agar berada di tengah wanita.
“Saya menghormati rumah ibadah, menghormati tata cara ibadah, dan memahami adab dalam agama,” ujarnya sambil menangis di unggahan yang beredar di media sosial, dikutip Minggu (16/11).
Terkait penampilannya yang mengenakan jilbab, pria yang akrab disapa Dea Lipa tersebut menjelaskan bahwa jilbab baginya adalah simbol kecantikan, kelembutan, dan kehormatan perempuan Muslim yang ia kagumi sejak lama.
Ia menolak anggapan bahwa menggunakan pakaian tersebut untuk menipu atau melecehkan siapa pun. Baginya, itu bentuk ekspresi diri sekaligus cara melindungi diri dari pelecehan.
Dea Lipa juga membantah tuduhan lain, termasuk isu bahwa dirinya pernah menjalin hubungan dengan pria hingga fitnah bahwa ia mengidap HIV. “Saya baru saja melakukan tes HIV dan hasilnya negatif,” tegasnya.
Sejak unggahan itu viral, ia mengaku berada dalam tekanan sangat berat. Ribuan komentar berisi hinaan, ancaman, dan teror masuk melalui pesan langsung, membuatnya terpukul secara mental dan fisik. Ia mengaku beberapa kali kehilangan kendali akibat tekanan tersebut.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
