Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 September 2025 | 18.52 WIB

Diajukan 2016, Chatib Sulaiman sampai Saat Ini Belum Juga Menjadi Pahlawan Nasional dari Sumbar

Lukisan Chatib Sulaiman di kantor Wali Nagari Situjuah Batua. (Dok. Fajar Rillah Vesky)

JawaPos.com - Perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia tidak terlepas dari peran para pejuang-pejuang dari Sumatera Barat (Sumbar). Hanya saja, tidak semua para pejuang itu mendapat status sebagai pahlawan nasional. Padahal peran mereka tidak kalah penting demi republik ini mendapatkan kata merdeka. 

Chatib Soelaiman merupakan pejuang kemerdekaan dari Sumatera Barat. Namanya pernah diusulkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar bersama pemerintah kabupaten/kota di Sumbar sebagai pahlawan nasional kepada Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial (Kemensos) pada 2016.  

Adapun pemkab/pemkot yang turut ambil andil dalam pengusulan itu adalah Pemkot Padangpanjang, Pemkab Limapuluh Kota, Pemkot Payakumbuh, dan Pemkab Tanahdatar. Kini sudah 2025, nama Chatib Soelaiman belum menjadi pahlawan nasional.  

Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota M. Fajar Rillah Vesky menanyakan tindak lanjut pengusulan calon pahlawan nasional ini kepada Menteri Sosial Syaifullah Yusuf. Dia menyebut Chatib Soelaiman adalah ikon perjuangan kemerdekaan Indonesia di Sumatera Barat.

"Kata Buya Hamka, apa pun perjuangan sebelum dan setelah kemerdekaan Indonesia di Sumatera Barat, tidak lepas dari nama Chatib Soelaiman. Proklamator RI Bung Hatta pernah berziarah ke makam Chatib Soelaiman. Begitu pula dengan mantan Ketum PBNU KH Aqil Sirajd," kata Fajar Vesky kepada JawaPos.com Minggu (14/9).

M. Fajar Rillah Vesky (dua dari kanan) saat bertemu dengan Mensos Gus Ipul (tengah). (Dok. Fajar Rillah Vesky)

 

Sebelumnya, Fajar Rillah Vesky bersama Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang, Wakil Ketua DPRD HM Fadhil Akbar, Kadinsos Indra Suryani, dan Kadis PU Nopriadi Syukri melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) pada Kamis (11/9). Ketika itu Gus Ipul didampingi Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih. 

"Mohon petunjuk Gus Menteri, apakah diusulkan kembali atau bagaimana," tanya Fajar Vesky saat bertemu Gus Ipul di kantor Kemensos, Jakarta, pada Kamis (11/9) lalu. 

Fajar Rillah Vesky merupakan anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota yang berasal dari Nagari (desa) Situjuah Batua. Nagari Situjuah Batua merupakan tempat Chatib Soelaiman gugur ditembak tentara Belanda pada 15 Januari 1949. 

Tidak hanya berasal dari Situjuah Batua, Fajar Rillah Vesky juga penulis buku kisah perjuangan Chatib Soelaiman yang berjudul Tambiluak, Tentang PDRI dan Peristiwa Situjuah (ISBN; 2008). 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore