
Oknum suporter Bobotoh mencabut rumput Stadion GBLA usai Persib vs Persis Solo. (tangkapan layar Instagram Dedi Mulyadi)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memastikan kalau polisi telah berhasil meringkus oknum Bobotoh, pendukung klub Persib Bandung yang diduga menjadi pelaku perusakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Aksi tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial (medsos). Tindakan para oknum suporter itu amat disayangkan, karena merusak fasilitas yang ada di stadion.
Banyak publik yang mengecam, termasuk Gubernur Dedi Mulyadi sendiri marah. Karena di tengah euforia kemenangan Persib Bandung atas juara Liga 1, ada oknum pendukung klub yang justru merusak fasilitas klub kesayangannya.
Dalam keterangannya, Dedi Mulyadi menyayangkan apa yang terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung.
Menurut dia, merayakan kemenangan merupakan ekspresi yang ditunggu tetapi ia tidak mentoleransi tindakan-tindakan yang mengarah pada kriminal hingga melakukan perusakan terhadap fasilitas stadion.
Polisi pun turun tangan dan memburu para pelaku. Belakangan, Polrestabes Bandung menangkap seorang pria yang diduga merupakan salah satu pelaku perusakan. "Teman-temannya yang lain masih dicari untuk klarifikasi," ujar Dedi Mulyadi melalui Instagram @dedimulyadi71.
Jika pelaku lainnya sudah ditangkap dan dimintai keterangan, kata Dedi baru akan dilakukan langkah selanjutnya. "Baru nanti ditentukan apakah proses pidana ataukah dibina di barak militer," sambung mantan Bupati Purwakarta itu.
Sementara itu, mengutip Radar Bogor (Grup JawaPos), Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono didampingi Kasat Reskrim AKBP Abdul Rahman menjelaskan pihaknya menangkap dua pria yakni berinisial MDB dan MRW.
Keduanya diduga terlibat dalam aksi perusakan sarana Stadion GBLA setelah laga antara Persib Bandung vs Persis Solo, Sabtu (24/5).
"Keduanya diamankan di kediaman masing-masing setelah aksi mereka terekam kamera dan viral di media sosial," tulis keterangan yang dilansir dari Instagram Polrestabes Bandung.
Saat ini, polisi terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap keduanya. Jika terbukti melakukan tindak pidana, proses hukum pun akan diteruskan sesuai ketentuan. Polisi juga masih terus memburu para pelaku lainnya yang diduga terlibat aksi perusakan Stadion GBLA.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
