Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 April 2024 | 17.10 WIB

Mulai Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Awal 2025, Pemkab Kediri Akan Relokasi Para Pedagang ke TPPS

Petugas memasang informasi kepada para pedagang di tempat penampungan pedagang sementara (TPPS)./ANTARA/ HO-Pemkab Kediri - Image

Petugas memasang informasi kepada para pedagang di tempat penampungan pedagang sementara (TPPS)./ANTARA/ HO-Pemkab Kediri

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengambil langkah untuk memperbarui kondisi fisik pasar tradisional di Kecamatan Ngadiluwih pada awal tahun 2025.

Melansir ANTARA, Tutik Purwaningsih, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, menjelaskan bahwa upaya revitalisasi Pasar Ngadiluwih ini dipandang sebagai hal yang sangat penting.

Saat ini, tim penilai sedang melakukan penilaian terhadap nilai properti pasar sebagai langkah awal sebelum memulai proses revitalisasi.

"Saat ini sedang dilakukan appraisal (proses penaksiran harga) terkait nilai asetnya," kata Tutik di Kediri, Selasa (23/4).

Menurut Tutik, proses pembangunan kembali pasar tradisional di Kecamatan Ngadiluwih akan terbagi dalam dua tahap, yaitu lelang pembongkaran dan lelang pembangunan, dengan satu tender yang akan diadakan untuk setiap tahap.

Dia juga menargetkan bahwa pembongkaran pasar dapat diselesaikan pada Oktober 2024, dengan harapan proses revitalisasi Pasar Ngadiluwih sudah dapat dilelang pada akhir tahun yang sama.

"Target kami sudah ada kontrak di bulan Maret (2025). Kalau sesuai timeline begitu, tapi kami juga menyesuaikan dengan situasi nantinya," kata dia.

Erfin Fatoni, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri, menjelaskan bahwa aset pembongkaran Pasar Ngadiluwih sedang dalam proses penilaian untuk menentukan kondisi dan nilai bangunan.

"Kewenangan kami adalah melakukan appraisal dengan melibatkan penilaian publik atau pemerintah," kata Erfin.

Dalam proses lelang, Pemerintah Kabupaten Kediri telah bermitra dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang untuk memperlancar pembongkaran pasar tersebut.

Erfin menyatakan bahwa dalam proses penilaian, mereka melibatkan penilai publik atau memanfaatkan layanan dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk menetapkan nilai aset yang kemudian akan diumumkan melalui KPKNL Malang.

"Kemudian kami berikan kepada KPKNL Malang sebagai pejabat lelang untuk ditindaklanjuti melakukan lelang secara daring," ujar dia.

Pasar Ngadiluwih, yang terletak di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, saat ini telah mengalami proses pembongkaran bangunan kios dan lapak. Pedagang telah dipindahkan ke tempat penampungan sementara.

Pemerintah Kabupaten Kediri telah memasang papan pengumuman untuk para pedagang, meminta mereka segera pindah ke lokasi penampungan sementara.

Pasar Ngadiluwih tidak diperbolehkan melakukan aktivitas jual beli sejak 18 Maret 2024. Sementara itu, pedagang sementara ini telah ditempatkan di tempat penampungan sementara (TPPS) yang berlokasi di sebelah timur Pasar Ngadiluwih.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore