
Puluhan pemuda peserta balap liar di Ringroad Mojoagung, Jombang saat menjalani hukuman menuntun motor sejauh tiga kilometer pada hari Minggu (24/3).
JawaPos.com – Petugas gabungan dari Polres Jombang dan Polsek Mojoagung berhasil membubarkan aksi balap liar di Ringroad Mojoagung pada hari Minggu (24/3) sore.
Dalam kegiatan itu, polisi berhasil mengamankan puluhan pemuda bersama dengan motornya.
Para pemuda yang berhasil diamankan itu lantas dihukum oleh petugas dengan menuntun motor sejauh tiga kilometer dari Ringroad menuju Mapolsek Mojoagung, Jombang.
Selain itu, motor yang diamankan petugas akan dikandangkan di mapolsek hingga nanti setelah Lebaran Idul Fitri.
Kegiatan pembubaran aksi balap liar oleh puluhan pemuda itu dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB atau beberapa jam menjelang waktu berbuka puasa.
Petugas kepolisian yang datang dari ruas jalur berbeda itu membuat para pemuda yang sedang bersiap melakukan balap liar menjadi kocar-kacir dan menyelamatkan diri dari kejaran polisi.
Bahkan beberapa pemuda yang berusaha melarikan diri tersebut ada yang mencoba melewati areal persawahan hingga masuk ke pemukiman warga.
Baca Juga: Gunakan Anggaran Dana Desa, Pemdes Kebontemu Jombang Bangun Drainase untuk Atasi Genangan Air
“Jadi kami melakukan tindakan tegas kepada pelaku balap liar di Ringroad Mojoagung itu. Karena aksi balap liar itu meresahkan dan mengganggu pengguna jalan,” ujar Kompol Yogas selaku Kapolsek Mojoagung seperti dilansir dari Radar Jombang (JawaPos Group).
Sekitar 40 pemuda beserta motornya berhasil diamankan petugas kepolisian dalam kegiatan tersebut.
Seluruh pemuda yang diamankan lalu diberi hukuman menuntun motornya dalam jarak sejauh tiga kilometer dan berakhir di Mapolsek Mojoagung.
“Mayoritas kendaraan yang diamankan memang tidak sesuai spek yang seharusnya. Seluruh motor itu ditahan dan baru bisa diambil setelah Lebaran nanti,” imbuhnya.
Kapolsek Mojoagung itu juga menyebutkan bahwa kegiatan yang dilakukan pihak kepolisian merupakan upaya dalam menjaga kondusifitas di Kawasan Mojoagung selama bulan Ramadhan ini.
“Ini juga merupakan peringatan, jika kegiatan seperti ini masih berlangsung, kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas,” pungkas Kompol Yogas.***

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
