
Kondisi Jembatan Pucunggrowong yang rusak fi Kelurahan Karangrejek, Imogiri, Bantul. / sumber : Radar Purworejo.
JawaPos.com - Jembatan Pucunggrowong di Kelurahan Karangtengah, Imogiri, Bantul sudah rusak lebih dari setahun (1/2).
Jembatan rusak akibat diterpa hujan dengan intensitas tinggi selama akhir 2022. Hingga saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda).
Lurah Karangtengah, Haryanto mengatakan kerusakan jembatan meliputi retaknya sayap di sebelah timur yang membuat jembatan tidak dapat diakses oleh warga.
Dengan inisiatif warga bergotong royong untuk membuat jembatan sementara dari bambu dan lokasi tak jauh dari jembatan utama.
Namun, jembatan yang dibuat oleh warga tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua tidak dengan roda empat.
Kendaraan roda empat harus memutar sejauh lima kilometer dan melewati Sriharjo.
"Biaya jembatan yang sementara dari bambu itu perkiraan di angka RP 15 juta," jelas Haryanto, dikutip dari Radar Purworejo (Jawa Pos Group).
Haryanto menuturkan bahwa usia jembatan tersebut sudah lebih dari 20 tahun lamanya, dan sebelumnya belum pernah mengalami kerusakan.
Jembatan Pucunggrowong merupakan akses utama yang menghubungkan sejumlah wilayah yang berada di Bantul.
Wilayah tersebut diantaranya adalah Karangtengah, Karangrejek, Sriharjo, Srikeminut, hingga Girirejo.
Dengan terhambatnya aktivitas perekonomian ini cukup terasa bagi masyarakat, mengingat banyaknya destinasi wisata yang berada di kawasan tersebut.
"Infonya belum akan dibenahi tahun ini. Katanya anggaran tahun ini tapi belum tahu kejelasannya," sesal Lurah Karangtengah, dikutip dari Radar Purworejo.
Pemerintah kelurahan telah melaporkannya saat jembatan tersebut rusak kepada Bupati, Dewan, dan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul. Bappeda dan DPUPKP Bantul sempat melakukan survei ke jembatan tersebut.
Namun, Haryanto mengatakan memang tidak adanya perbaikan sejak tahun lalu. Karena anggaran dari DPUPKP telah digunakan untuk hal lain.
"Semestinya sudah dianggarkan tahun ini tapi kami belum komunikasi dengan DPUPKP dan Pak Bupati. Apakah sudah disiapkan di tahun ini apa belum itu kami belum tahu," tuturnya, dikutip dari Radar Purworejo.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
