Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2024 | 17.53 WIB

Antisipasi Banjir di Musim Hujan, Pemkot Mojokerto Mulai Perbaiki Beberapa Tanggul yang Ambrol

Ilustrasi hujan lebat. - Image

Ilustrasi hujan lebat.

JawaPos.com - Ambrolnya tembok penahan jalan di ruas jalan Brawijaya akhirnya mendapat atensi dari Pemerintah Kota Mojokerto.

Kemarin Penjabat Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro meninjau langsung lokasi terdampak dan menginstruksikan untuk dilakukan perbaikan.

Sebab ambrolnya tembok penahan jalan yang berada di lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan tersebut juga telah menggerus jalur pedestrian.

Dilansir dari Radar Mojokerto pada Selasa (30/1), Dengan kerusakan sekitar 3 meter dan kedalaman 1,6 meter ambrolnya tanggul juga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

"Karena butuh segera, sehingga langsung kami tangani," ujar Dinas PUPR Kota Mojokerto, Muraji.

Disebutkannya perbaikan dilakukan secara permanen. Mengingat di samping berfungsi sebagai penahan jalan, talut tersebut juga digunakan sebagai tanggul saluran air.

"Karena kebutuhannya relatif tidak besar, sehingga kami gunakan pos pemeliharaan saluran," tambahnya.

Muraji memaparkan jebolnya tembok penahan jalan disebabkan karena faktor usia bangunan. Selain itu, titik jebolnya tanggul juga merupakan bekas pohon besar yang telah lama ditebang.

Sehingga akarnya yang keropos mengakibatkan rongga pada tanah.

"Jadi bukan karena luapan. Tapi lebih karena ada bekas pohon yang akarnya membusuk akhirnya ambrol," jelasnya.

Dari lokasi tersebut, PJ Wali Kota Mojokerto juga meninjau sumbatan yang terjadi pada aliran air di Dam Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan Magersari.

Karena saluran yang berada di perbatasan dengan Gebang Malang, Kabupaten Mojokerto ini juga rentan meluap saat penghujan.

Muraji mengatakan sumbatan akhirnya bisa diatasi setelah menerjunkan petugas Tagana Kota Mojokerto.

"Alhamdulillah tidak sampai meluap, cuma airnya sempat tidak bisa lancar karena di dam banyak sampah yang menutup" ungkapnya.

Pencegahan banjir juga telah dilakukan Dinas PUPR dengan menyiagakan 21 titik rumah pompa beserta operator selama musim penghujan.

Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga telah mengimbau masyarakat untuk melakukan antisipasi dengan kerja bakti membersihkan saluran.

"Pak PJ Walikota menginstruksikan camat dan lurah agar di lingkungan masing-masing diadakan giat rutin kerja bakti," tutupnya.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore