
KECELAKAAN BERUNTUN: Tiga mobil kecelakaan beruntun di jalur utama Bangkalan, Minggu (10/9).
JawaPos.com – Jalur utama Madura memakan korban. Tiga mobil yang sedang melintas bersamaan terlibat kecelakaan beruntun pada Minggu (10/9). Akibatnya satu orang tewas dan sejumlah penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka parah.
Kapolsek Tanah Merah AKP Eko Siswanto mengungkapkan, ada tiga mobil yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu diduga salah satu sopir kendaraan mengantuk sehingga menyebabkan tabrakan.
"Benar ada tiga kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut. Korban sudah dievakuasi," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Madura.
Lebih lanjut AKP Eko Siswanto menyampaikan, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi sekitar pukul 09.00. Korban dan kendaraan sudah ditangani Satlantas Polres Bangkalan. Kendaraan tengah dievakuasi untuk memperlancar arus lalu lintas.
Berdasarkan pantauan Dikutip Jawa Pos Radar Madura di lokasi, korban dibawa ke puskesmas terdekat. Masyarakat ikut serta dalam mengevakuasi korban dan kendaraan.
Peristiwa itu menyebabkan seorang penumpang Toyota Avanza tewas di lokasi kejadian. Empat penumpang lainnya dalam kondisi selamat termasuk seorang bayi berusia 2 tahun.
Avanza bernopol L 1620 BL ringsek nyaris tak berbentuk. Kelima korban itu menumpangi mobil berwarna putih dan dikemudikan MJ, 21. Mereka satu keluarga yang beralamat di Jalan Wonokromo Baru, Kota Surabaya.
Sementara MJ menderita luka ringan. Untuk korban meninggal dunia seorang perempuan berinisial MS, 50 tahun. Korban luka berat perempuan berinisial AY, 47; korban luka ringan YY, 45; dan seorang bayi perempuan berinisial AL, 2 tahun, menderita luka ringan.
“Mereka satu keluarga, penumpang yang meninggal duduk di kursi depan sisi kiri. Mereka dari Surabaya dengan tujuan Sampang,” ungkap Banit Gakkum Polres Bangkalan Aiptu Dedi Wahyudianto usai melakukan olah TKP.
Dedi menjelaskan, peristiwa laka lantas beruntun itu berawal ketika laju mobil Avanza berpenumpang satu keluarga itu tiba-tiba oleng ke lajur kanan ketika melintasi Jalan Raya Desa Padurungan.
“Satu mobil dari arah berlawanan (timur) sempat menghindar laju Avanza yang oleng. Avanza sempat terguling sebelum bertabrakan dengan Mitsubishi L300 pick up dari arah berlawanan. Dari arah belakang pikap, muncul Avanza lain dan menabrak pikap,” jelas Dedi.
L300 pikap itu dikemudikan pria berinisial MP, 20, warga Desa Lantek, Kecamatan Galis, Bangkalan. Sementara Avanza lain di belakang pikap dikemudikan pria berinisial EY, 48, warga Desa Pandan, Kecamatan Galis, Pamekasan.
Kedua sopir itu menderita ringan, sedangkan mobil pikap dan Avanza dari arah timur ringsek di bagian depan mobil.
“Kami masih mendalami kenapa laju Avanza berisikan satu keluarga itu tiba-tiba oleng karena tidak ada rintangan di depan. Dugaan sementara, sopir mengantuk dan mobil over kapasitas. Karena selain berisikan 5 penumpang juga sarat muatan barang sembako di bagian bagasi,” pungkas Dedi.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
