
GIGIT JARI: Sebagian orang tua murid yang hendak mendaftarkan anaknya melalui PPDB jalur prestasi terpaksa pulang karena tak memenuhi syarat. Foto diambil kemarin di kantor Disdik Banjarmasin. | Foto: Noorhidayat/Radar Banjarmasin
JawaPos.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP mengalami kendala di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. PPDB jalur prestasi sendiri telah dibuka sejak Senin (10/6). Hingga kemarin (12/6), baru 23 pendaftar yang menyerahkan berkas administrasinya ke Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin.
Padahal, ada 36 pendaftar yang telah mengambil formulir, tapi belum mengembalikannya. Disdik pun memutuskan memperpanjang masa penerimaan berkas. "Pendaftaran tetap akan ditutup sesuai jadwal. Pada 15 Juni. Tapi pengembalian berkas kami perpanjang sampai 17 Juni. Kami ingin memberikan ruang kepada pendaftar untuk melengkapi persyaratannya," jelas Kasi Peserta Didik Bidang SMP Disdik Banjarmasin Fathurrahman sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group), Kamis (13/6).
Ditanya masalah atau kendala, Fathurrahman mengeluhkan orang tua siswa yang coba memaksakan mendaftarkan anaknya melalui jalur prestasi. Padahal, jelas-jelas tidak memenuhi kriteria. "Contoh, calon siswa tidak tinggal di Banjarmasin. Atau calon siswa yang tidak memiliki prestasi seperti yang sudah dijelaskan dalam edaran Disdik," ungkapnya.
Edaran itu menerangkan, calon siswa adalah lulusan SD sekota Banjarmasin. Kemudian minimal pernah juara satu di tingkat kota dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Contoh, juara lomba sains atau peraih tertinggi nilai Ujian Nasional (UN).
Aturan main lainnya, kuota jalur prestasi hanya 5 persen dari daya tampung sekolah. Calon siswa juga hanya bisa memilih dua sekolah tujuan.
Salah seorang orang tua pendaftar yang enggan namanya disebutkan mengaku terpaksa mundur dari jalur prestasi. "Saya baru mengetahui minimal harus juara satu. Nyatanya anak saya hanya juara harapan tiga di bidang sains," ujarnya.
Berbeda lagi dengan cerita Nurdin Effendi. Dia kecewa lantaran adanya perlakuan berbeda. Anaknya gagal menempuh jalur prestasi karena tinggal di Sungai Lulut, Kabupaten Banjar.
Sementara ada kawannya yang juga tidak tinggal di Banjarmasin malah diterima. "Anaknya satu sekolah dengan anak saya. Rumahnya juga di Sungai Lulut. Tapi dia bisa, kok saya tidak bisa," keluhnya.
Kelulusan PPDB jalur prestasi akan diumumkan pada tanggal 24 Juni melalui surat edaran Disdik. Pendaftaran ulang akan dibuka pada 9-10 Juli. Yang tidak muncul pada daftar ulang bakal dianggap telah mengundurkan diri.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
