
ILUSTRASI Permainan Anak
JawaPos.com - United Nations Children’s Fund (Unicef) menetapkan program Pusat Layanan Kesejahteraan Sosial Anak Integrasi (PLKSAI) di Kota Solo akan menjadi rujukan untuk 100 Kota/kabupaten lainnya.
Unicef menilai, program yang merupakan kerja sama antara Unicef dan Kota Solo itu sudah berhasil melampaui target.
Demikian seperti disampaikan oleh Chief of Child Protection Cluster Unicef, Amanda Bissecx usai melakukan kunjungan di Kota Solo, Kamis (25/1).
Pada kesempatan tersebut, Amanda menambahkan, tahun ini Unicef berencana untuk membentuk PLKSAI di 100 kota/kabupaten. Dengan semakin banyaknya lembaga tersebut maka semakin besar peluang untuk menghilangkan kerentanan terhadap anak.
"PLKSAI di Kota Solo ini sudah melampaui target, tentunya dengan berbagi inovasi yang sudah dibuat. Dan ini akan kami jadikan sebagai percontohan untuk pembentukan PLKSAI di kota lain," terang Amanda.
Selain di Kota Solo, lanjut Amanda, Unicef sudah membuat program serupa di empat wilayah lainnya. Seperti di Kota Makassar, Kabupaten Klaten, Kabupaten Gowa dan juga Kabupaten Tulungagung.
Lembaga yang difasilitasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos) ini memang difokuskan pada risiko serta kerentanan anak dan keluarga. Di samping itu, program ini juga untuk melakukan identifikasi semua aktor kunci untuk kerja sama.
Dalam kesempatan yang sama, Spesialis Perlindungan Anak Unicef, Astrid Gonzage Dionisio mengatakan, jika kedatangan Unicef adalah untuk melihat perkembangan kerja sama yang selama ini sudah dijalin dengan Pemkot Solo.
Ada dua program besar dalam evaluasi yakni adanya dukungan Pemkot terhadap keberadaan PLKSAI. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk regulasi, penganggaran dan juga adanya pendampingan yang dilakukan.
"Dan untuk poin kedua yakni adanya pencatatan akta kelahiran yang memadai. Sehingga ada jaminan bahwa semua anak akan punya akta kelahiran," terangnya.
Dan untuk pencatatan akta sendiri, Astrid mengatakan, bahwa Kota Solo sudah sangat bagus. Ini terlihat dari cakupan akta kelahiran yang sudah mencapai hampir 100 persen.
"Salah satu yang menjadi prioritas di Jaten adalah pencatatan akta kelahiran, dan selanjutnya nanti dikembangkan dengan layanan terkait untuk mengurangi kerentanan anak dan keluarganya," tandasnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
