
Pelatih Qatar Massimilia Giaccardi heran dengan penampilan anak asuhnya melawan Indonesa.
JawaPos.com - Pelatih Qatar Massimilia Giaccardi heran dengan penampilan yang ditunjukkan anak asuhnya pada pertandingan lawan Indonesia di GOR Tri Dharma, Gresik, Rabu (26/7) petang. Qatar sempat unggul 2-0 pada dua set pertama, Indonesia berhasil membalikkan kedudukan dan menang 3-2 (24-26, 14-25, 25-20, 25-21, 15-11).
Qatar tampil sangat bagus di set pertama dan kedua. Mereka mendikte permainan tuan rumah Indonesia. Namun, permainan mereka mendadak merosot pada set ketiga. Qatar seolah kehilangan pakem permainan. Mereka melakukan banyak kesalahan di set ketiga dan keempat.
Qatar hanya butuh menang pada set ketiga untuk mengunci tempat ke babak delapan besar. Namun, permainan buruk yang mereka tampilkan menjadi bumerang untuk Qatar, sekaligus keuntungan untuk Indonesia. Setelah merebut set ketiga, Indonesia semakin percaya diri hingga akhirnya menang di set keempat dan kelima.
"Saya juga tidak tahu apa masalahnya. Kami berbuat bagus di dua set pertama. Ini bukan karena salah strategi. Tapi ketika kami kehilangan kepercayaan diri, permainan Indonesia semakin menggila. Saya tidak pikir ini bukan karena taktikal, ini lebih ke psikologi," jelas Giaccardi.
Giaccardi menambahkan, kehadiran suporter juga berpengaruh ke melonjaknya permainan Indonesia. Giaccardi salut dengan masyarakat Gresik yang sangat total mendukung Indonesia, tanpa mengganggu tim tamu.
"Fans di sini sangat bagus. Saya senang bermain di Indonesia karena venue selalu dipadati penonton. Mereka (suporter) membantu Indonesia, tapi mereka tidak menganggu tim kami," puji Giaccardi.
Kekalahan atas Indonesia membuat Qatar gagal lolos ke babak delapan besar 19th Asian Senior Men's Volleyball Championship 2017. Qatar hanya menduduki peringkat ketiga di Grup A dengan lima poin. Sedangkan Kazakhstan dan Indonesia lolos karena mendulang tujuh dan enam poin.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
