Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Februari 2024 | 23.29 WIB

Selain Kaya Nutrisi dan Rasanya yang Gurih, Belut Memiliki Kelemahan, Apa Itu? Ketahui Agar Tak Sebabkan Efek Buruk

Selain Kaya Nutrisi dan Rasanya yang Gurih, Belut Memiliki Kelemahan, Ketahui Agar Tak Sebabkan Efek Buruk. (freepik/AndreyStar) - Image

Selain Kaya Nutrisi dan Rasanya yang Gurih, Belut Memiliki Kelemahan, Ketahui Agar Tak Sebabkan Efek Buruk. (freepik/AndreyStar)

JawaPos.com - Belut adalah sejenis ikan air tawar yang memiliki tubuh panjang dan silindris, serta kulit licin yang biasanya berwarna coklat kehitaman. Mereka dikenal sebagai predator yang lincah di perairan tawar, sering ditemukan di sungai, rawa, dan sawah.

Dalam dunia kuliner di Indonesia, belut memiliki kontribusi yang signifikan sebagai bahan baku untuk berbagai hidangan lezat. Cita rasa belut bisa dijelaskan sebagai kombinasi unik antara daging yang kenyal dan lembut, serta rasa yang gurih dan sedikit manis.

Teksturnya yang lembut membuatnya mudah disantap dan dicerna, sehingga banyak orang menyukainya. Selain itu, belut juga memiliki cita rasa yang khas yang membuatnya menjadi pilihan favorit dalam masakan tradisional Indonesia. Selain cita rasanya yang lezat, belut memiliki segudang nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal, penting untuk memilih belut yang segar dan berkualitas baik. Belut yang baik untuk kesehatan adalah yang berasal dari sumber air bersih dan tidak tercemar.

Selain itu, cara memasaknya juga memengaruhi nilai gizinya. Mengolah belut dengan cara yang sehat, seperti dikukus, direbus, atau dipanggang tanpa minyak berlebihan, akan memastikan Anda mendapatkan manfaat kesehatan maksimal dari konsumsi belut.

Dilansir dari Nutrition Advance pada Kamis (29/2), belut memiliki nilai gizi yang tinggi. Belut adalah sumber yang kaya akan vitamin A, D, dan B12.

Dalam 100 gram belut, terdapat lebih dari 100% kebutuhan harian tubuh untuk vitamin A dan vitamin B12, yang berguna untuk kesehatan mata, produksi energi, dan kekebalan tubuh yang baik.

Belut juga merupakan salah satu sumber makanan yang kaya akan vitamin D  Dalam setiap 100 gram belut, kita bisa mendapatkan lebih dari setengah dari nilai harian vitamin D yang dibutuhkan.

Meskipun disebut sebagai 'vitamin,' vitamin D sebenarnya berfungsi sebagai hormon dalam tubuh yang berguna untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan sistem kerangka (tulang).

Belut juga kaya akan protein dan omega-3. Asam lemak omega-3 adalah zat penting yang diperlukan tubuh untuk tetap sehat. Namun, banyak dari kita tidak mendapatkan cukup asam lemak ini dari makanan sehari-hari. Mengonsumsi omega-3 dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Belut adalah salah satu sumber yang baik untuk mendapatkan omega-3. Sebanyak  838 mg omega-3 bisa didapatkan dalam mengonsumsi 100 gram belut.

Selain itu, belut memiliki kadar merkuri yang rendah akibat kontaminasi logam berat. Berdasarkan hasil uji menunjukkan bahwa kadar merkuri dalam belut termasuk yang terendah di antara semua jenis makanan laut.

Dalam sebuah penelitian, sebanyak 52 sampel daging belut dianalisis untuk kadar merkurinya. Rata-rata kadar merkuri dalam sampel-sampel tersebut adalah 0,085 ppm, jauh lebih rendah daripada ikan laut populer seperti ikan cod dan tuna dalam kaleng.

Namun, ketika berbicara tentang keberlanjutan, belut memiliki beberapa kelemahan yang patut diperhatikan. Cadangan belut di seluruh dunia telah menurun sebesar 5% setiap tahun dalam 50 tahun terakhir. Program "Seafood Watch" dari Monterey Bay Aquarium Seafood Foundation dan Marine Conservation Society menyarankan untuk menghindari sebagian besar belut karena masalah keberlanjutannya.

Beberapa spesies belut bahkan terancam punah. Namun, ada upaya dari organisasi seperti "Sustainable Eel Group" untuk mengatasi masalah ini dengan menetapkan standar keberlanjutan untuk belut.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore