
Salah satu arca di Candi Prambanan. (Review Google/Vlad Nastasiu)
JawaPos.com – Ingin Liburan bersama anak dengan nuansa berbeda? Saat libur sekolah tiba, cobalah mengajak anak-anak anda untuk mengunjungi situs-situs bersejarah di Indonesia.
Banyak dari situs itu mungkin sudah pernah anak anda baca di buku Pelajaran. Namun, mengunjunginya langsung tentu akan meninggalkan kesan yang jauh lebih dalam.
Dilansir dari Pijar Belajar, berikut sepuluh tempat bersejarah di Indonesia yang bisa menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi saat libur sekolah tiba.
Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia. Terletak di Magelang, Jawa Tengah, Borobudur merupakan saksi bisu kejayaan Mataram Kuno pada abad ke-9.
Namun, Borobudur pernah sama sekali hilang tertimbun abu vulkanik dan menjadi bukit yang tertutup pohon, sampai ditemukan kembali pada masa kolonial Belanda abad ke-19.
Borobudur dibangun oleh Gunadharma, seorang arsitek yang hidup di masa Dinasti Syailendra memerintah. Pembangunan Borobudur memakan waktu 70 tahun sehingga Gunadarma tidak pernah melihat karyanya rampung.
Menurut legenda, Candi Prambanan yang terletak di sleman, Yogyakarta, dibangun oleh Bandung Bondowoso semalam suntuk sebagai syarat untuk mempersunting Roro Jonggrang.
Namun, bukti historis menyatakan kalau Rakai Pikatan membangun candi tersebut pada masa pemerintahan Dinasti Sanjaya pada abad ke-9.
Tanah Lot adalah sebuah pura yang dibangun di atas batu karang di lepas pantai Selatan Tabanan, Bali. Tanah Lot dibangun pada abad ke-16 oleh Dang Hyang Niratha ketika beristirahat dari pengembaraannya.
Kini, Tanah Lot menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak diminati turis lokal maupun dari berbagai penjuru dunia.
Dibangun pada 1887, Istana Maimun yang terletak di jantung Kota Medan, Sumatra Utara, merupakan peninggalan dari Kesultanan Deli yang berkuasa di Medan.
Arsitektur istana ini memadukan interior Melayu dan India dengan sentuhan khas Eropa. Kini, Istana Maimun difungsikan sebagai museum yang dapat dikunjungi masyarakat umum dan tempat Kesultanan Deli menyelenggarakan upacara adat.
Sering disebut Big-Ben-nya Indonesia, tugu Jam Gadang merupakan landmark Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
Jam Gadang merupakan hadiah Ratu Wilhelmina atas kinerja apik penasihat Kota Bukittinggi HR Rookmaaker.
Kini, Jam Gadang telah menjadi objek wisata utama Bukittinggi. Bukan hanya karena nilai sejarahnya, tetapi juga karena bangunannya tidak terbuat dari semen atau besi. Konstruksinya menggunakan bahan-bahan asli seperti kapur, putih telur, dan pasir putih.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
