
Sosok Pramoedya Ananta Tour yang menjadi google doodle hari ini
JawaPos.com - Tampilan Google Doodle hari ini, Senin (6/2) cukup menarik perhatian. Pasalnya pada laman itu dipasang ilustrasi sosok sastrawan asal Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.
Dalam pembahasannya, Google Doodle sengaja memasang tokoh pria yang wafat pada 31 April 2006 silam sebagai perayaan ulang tahun ke-92 baginya. Di sana ditampilkan sosok Pramoedya Ananta Toer dengan ilustrasi beruban, kacamata, dan memakai kaos. Dia tampak tengah mengetik memakai mesin tik lama.
Pramoedya Ananta Toer lahir di Blora, Jawa Tengah pada 7 Februari 1925 lalu. Semasa hidup, dia dikenal sebagai pengarang produktif. Bermacam novel, cerita, jurnal, dan catatan sejarah dibuatnya. Pram, sapaannya, telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke lebih dari 41 bahasa asing.
Sosok Pramoedya Ananta Toer diketahui kerap mengkritik pemerintah lewat karya-karyanya. Hal itu membuatnya dipermasalahkan rezim penguasa. Bahkan pemerintah Belanda, saat masih menjajah Indonesia, pernah menjebloskan Pram ke penjara. Rezim Soekarno juga menilai sinis sosok beliau. Tidak sampai di situ, rezim Soeharto juga mempermasalahkan Pram. Dia dituding sebagai komunis hingga diasingkan ke Pulau Buru selama 30 tahun.
Salah satu karya tulis Pramoedya Ananta Toer paling terkenal hingga luar negeri adalah Tetralogi Buru. Novel tersebut terdiri dari empat buku yakni Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca.
Di sana Pram meceritakan kehidupan Raden Mas Tirto Adhi Soerjo alias Minke. Dia dianggap sebagai tokoh pers dan kebangkitan nasional Indonesia. Buku itu ditulis Pram saat diasingkan di Pulau Buru, Maluku. Bahkan, saat itu beliau tidak diberi akses mendapatkan pena, kertas, atau alat tulis lain. Hambatan ini membuatnya harus menceritakan secara lisan kepada rekan satu tahanan. Baru lah saat mendapat izin menggunakan mesin tulis, tulisan itu dikerjakan.
Jawa Pos sendiri pernah menyajikan berita tentang penelusuran jejak Pramoedya di Pulau Buru dalam beberapa tulisan berseri. Yakni: Di Barak, Pram Mendongengkan Novel - novelnya; Mako yang Seram, Ciku Kecil yang Menakutkan; dan Ngabinem Nyusul karena Tak Tega Suami Sendirian. (ded/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022